Korea Utara Kembali Terbuka: Wisatawan Inggris Kunjungi Negeri Tertutup Setelah 5 Tahun

Setelah lebih dari lima tahun menutup diri dari dunia luar, Korea Utara akhirnya membuka kembali pintunya bagi wisatawan asing. Negara yang dikenal dengan kebijakan ketat dan sistem pemerintahannya yang tertutup ini, pertama kali menutup perbatasannya pada awal pandemi Covid-19.

Mar 3, 2025 - 17:24
 0  14
Korea Utara Kembali Terbuka: Wisatawan Inggris Kunjungi Negeri Tertutup Setelah 5 Tahun
Sumber foto : Istock

Eksplora.id - Setelah lebih dari lima tahun menutup diri dari dunia luar, Korea Utara akhirnya membuka kembali pintunya bagi wisatawan asing. Negara yang dikenal dengan kebijakan ketat dan sistem pemerintahannya yang tertutup ini, pertama kali menutup perbatasannya pada awal pandemi Covid-19. Banyak yang meragukan apakah turis Barat akan diizinkan kembali masuk. Namun, kini sekelompok kecil wisatawan Inggris menjadi yang pertama menjejakkan kaki di negeri ini.

Langkah Berani di Tengah Ketidakpastian

Pembukaan perbatasan ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Korea Utara, yang selama pandemi menerapkan aturan isolasi total. Pada Februari 2024, negara ini lebih dulu menerima sekitar 100 wisatawan dari Rusia, yang menandai kembalinya industri pariwisata. Kini, turis dari sembilan negara Barat, termasuk Inggris, telah diberikan izin masuk.

Meski demikian, masih ada banyak pembatasan. Wisatawan tidak diizinkan mengunjungi ibu kota Pyongyang dan hanya diperbolehkan menjelajahi daerah tertentu seperti Rason Special Economic Zone di dekat perbatasan Rusia dan China. Wilayah ini merupakan zona ekonomi khusus yang lebih terbuka dibandingkan bagian lain negara tersebut.

Mengapa Korea Utara Mulai Menerima Turis?

Keputusan Korea Utara untuk membuka diri terhadap wisatawan asing kemungkinan besar didorong oleh kebutuhan ekonomi. Pandemi memperburuk kondisi ekonomi negara ini akibat berkurangnya perdagangan dengan China serta sanksi internasional yang semakin ketat. Dengan menarik wisatawan, negara ini berupaya mendapatkan pemasukan tambahan melalui sektor pariwisata.

Beberapa agen perjalanan di Singapura telah bersiap untuk membuka paket wisata ke Korea Utara. Meski begitu, perjalanan ke negara ini tetap menjadi topik yang kontroversial. Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris (FCDO) masih menyarankan warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Korea Utara kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak, mengingat situasi politik dan keamanan yang belum stabil.

Masa Depan Pariwisata di Korea Utara

Dengan kebijakan yang lebih fleksibel ini, muncul pertanyaan apakah Korea Utara akan semakin terbuka terhadap dunia luar atau tetap mempertahankan isolasinya. Langkah awal ini menunjukkan bahwa negara tersebut bersedia menerima wisatawan dengan pengawasan ketat. Namun, masih perlu dilihat apakah lebih banyak wilayah akan dibuka bagi turis di masa mendatang.

Bagi para petualang yang ingin menjelajahi salah satu negara paling misterius di dunia, kesempatan ini tentu menarik. Namun, dengan segala pembatasan yang masih berlaku, perjalanan ke Korea Utara tetap menjadi pengalaman eksklusif yang penuh dengan aturan dan pengawasan.

Apakah ini menjadi awal dari keterbukaan Korea Utara? Ataukah hanya strategi sementara untuk mendongkrak ekonomi? Waktu yang akan menjawab.

Baca juga artikel lainnya :

tuvalu negara kecil di pasifik yang terancam tenggelam