Bukan Anggur! Umbi Pakis Kelabang Ini Ternyata Bisa Dimakan dan Rasanya Segar
Umbi pakis kelabang ternyata bisa dimakan dan rasanya segar seperti bengkuang mini. Dikenal sebagai Shi Huangpi di luar negeri, tanaman liar ini bahkan bisa jadi makanan survival alami.
Eksplora.id - Banyak orang mengira ini buah anggur liar. Bentuknya bulat kecil, bening kekuningan, dan bergerombol di bawah tanah. Padahal, ini bukan buah sama sekali—melainkan umbi pakis kelabang yang bisa dimakan.
Tanaman pakis kelabang sering tumbuh liar di halaman rumah, kebun, hingga area lembap di bawah pepohonan. Selama ini, tanaman ini kerap dianggap gulma biasa. Namun siapa sangka, bagian umbinya ternyata dapat dikonsumsi dan bahkan dikenal sebagai makanan survival alami.
Di luar negeri, umbi ini disebut Shi Huangpi karena tampilannya mirip buah wampee (Clausena lansium). Meski bukan buah, sensasi rasanya cukup menyegarkan.
Apa Itu Pakis Kelabang?
Pakis kelabang merupakan tanaman paku-pakuan (fern) yang berkembang biak melalui spora, bukan biji. Ciri khasnya adalah daun majemuk panjang yang tersusun rapi menyerupai kaki kelabang.
Yang menarik, di bagian bawah tanah tanaman ini terbentuk umbi kecil berbentuk bulat. Umbi tersebut berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tanaman agar bisa bertahan saat kondisi lingkungan kurang mendukung, seperti musim kering.
Umbinya biasanya:
-
Berukuran kecil, sekitar sebesar kelereng
-
Berwarna putih bening atau kekuningan
-
Bertekstur kenyal dan berair
Inilah bagian yang bisa dimakan.
Rasa Umbi Pakis Kelabang
Bagi yang pernah tumbuh di pedesaan, mungkin sudah tidak asing dengan umbi ini. Banyak anak-anak zaman dulu menemukannya saat bermain di kebun atau hutan kecil.
Rasanya sering digambarkan sebagai:
-
Segar
-
Sedikit manis
-
Renyah seperti bengkuang mini
-
Mengandung banyak air
Umbi pakis kelabang biasanya dimakan langsung setelah dibersihkan dari tanah. Sensasinya ringan dan menyegarkan, meski tidak terlalu manis seperti buah.
Bisa Jadi Makanan Survival di Alam
Umbi pakis kelabang kerap disebut sebagai salah satu survival food alami. Artinya, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber makanan darurat saat berada di hutan atau kondisi bertahan hidup.
Beberapa alasan mengapa umbi ini berpotensi sebagai makanan survival:
-
Tumbuh liar di area lembap dan teduh
-
Tidak perlu dimasak sebelum dimakan
-
Mengandung air yang cukup tinggi
-
Mudah ditemukan jika tahu ciri tanamannya
Meski begitu, umbi ini tidak bisa dijadikan sumber energi utama karena ukurannya kecil dan kandungan kalorinya terbatas. Fungsinya lebih sebagai penambah cairan dan pengganjal lapar sementara.
Apakah Umbi Pakis Kelabang Aman Dimakan?
Tidak semua jenis pakis aman dikonsumsi. Karena itu, identifikasi tanaman sangat penting sebelum mencoba tanaman liar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Pastikan benar-benar mengenali jenis pakis kelabang yang aman
-
Hindari tanaman yang tumbuh di area tercemar atau terpapar pestisida
-
Cuci bersih sebelum dikonsumsi
-
Jangan makan dalam jumlah berlebihan
Jika ragu, sebaiknya tidak mencoba. Mengenali tanaman liar memerlukan pengetahuan yang tepat agar tidak salah spesies.
Pengetahuan Lokal yang Mulai Terlupakan
Umbi pakis kelabang adalah contoh bagaimana pengetahuan lokal tentang tanaman liar yang bisa dimakan diwariskan secara turun-temurun. Banyak orang mengenalnya dari cerita orang tua atau pengalaman masa kecil.
Di tengah modernisasi dan kemudahan akses makanan instan, pengetahuan seperti ini mulai jarang diketahui generasi muda. Padahal, mengenal tanaman liar yang bisa dimakan merupakan bagian dari literasi alam yang penting.
Siapa tahu, Anda termasuk yang pernah mencicipinya waktu kecil?. **DS
Baca juga artikel lainnya :
dikira-tak-bernilai-lumut-ternyata-bisa-jadi-ladang-cuan-bernilai-jutaan-rupiah

