Tuvalu: Negara Kecil di Pasifik yang Terancam Tenggelam
Tuvalu adalah sebuah negara kepulauan kecil di Samudra Pasifik yang terdiri dari sembilan pulau karang. Terletak di antara Hawaii dan Australia, Tuvalu memiliki luas daratan sekitar 26 km², menjadikannya salah satu negara terkecil di dunia.

Eksplora.id - Tuvalu adalah sebuah negara kepulauan kecil di Samudra Pasifik yang terdiri dari sembilan pulau karang. Terletak di antara Hawaii dan Australia, Tuvalu memiliki luas daratan sekitar 26 km², menjadikannya salah satu negara terkecil di dunia. Populasinya sekitar 11.000 jiwa, dengan ibu kota Funafuti sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi.
Sejarah dan Budaya Tuvalu
Tuvalu dihuni oleh masyarakat Polinesia sejak ribuan tahun lalu. Bangsa Eropa pertama yang menemukan kepulauan ini adalah pelaut Spanyol pada abad ke-16. Pada abad ke-19, Tuvalu menjadi bagian dari protektorat Inggris sebelum akhirnya meraih kemerdekaan pada 1 Oktober 1978.
Budaya Tuvalu masih sangat kental dengan tradisi Polinesia. Masyarakatnya menjalankan sistem sosial berbasis komunitas, dengan kehidupan sehari-hari yang berkisar pada kegiatan memancing, bertani, dan kerajinan tangan. Musik dan tarian tradisional juga menjadi bagian penting dari identitas budaya mereka.
Ekonomi Tuvalu
Tuvalu memiliki sumber daya ekonomi yang terbatas. Pendapatan utama negara ini berasal dari perikanan, bantuan luar negeri, serta royalti dari domain internet “.tv,” yang menarik banyak perusahaan media dan hiburan. Selain itu, banyak warga Tuvalu yang bekerja di luar negeri sebagai pelaut dan mengirimkan remitansi ke keluarga mereka.
Ancaman Perubahan Iklim
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Tuvalu adalah naiknya permukaan air laut akibat perubahan iklim. Sebagai negara dengan ketinggian rata-rata hanya 2 meter di atas permukaan laut, Tuvalu sangat rentan terhadap banjir dan abrasi pantai. Jika tren ini berlanjut, Tuvalu berisiko menjadi salah satu negara pertama di dunia yang tenggelam akibat pemanasan global.
Pemerintah Tuvalu telah aktif dalam berbagai forum internasional untuk menyuarakan isu perubahan iklim dan meminta dukungan dari komunitas global. Beberapa warganya bahkan mulai bermigrasi ke negara lain, seperti Selandia Baru, sebagai langkah antisipasi jika tanah air mereka tidak lagi layak dihuni.
Tuvalu adalah negara kecil dengan kekayaan budaya yang unik, tetapi menghadapi ancaman besar akibat perubahan iklim. Upaya global untuk mengurangi emisi karbon dan membantu negara-negara yang rentan seperti Tuvalu menjadi sangat penting agar mereka tetap dapat bertahan di masa depan.
Meskipun kecil dalam ukuran, Tuvalu memiliki suara yang besar dalam perjuangan melawan dampak pemanasan global. Keberadaannya menjadi pengingat bahwa perubahan iklim bukan sekadar isu lingkungan, tetapi juga ancaman bagi eksistensi suatu bangsa.
Baca juga artikel lainnya :
islandia negara paling aman di dunia tanpa polisi bersenjata