Kisah Sukses Titik Hijau: Dari Instagram ke Pasar Global

Eksplora.id - Titik Hijau adalah perusahaan eksportir tanaman hias asal Indonesia yang didirikan oleh Rico Rusdiansyah. Beroperasi di bawah PT Alchemie Berkah Bersama, perusahaan ini sukses menembus pasar internasional, termasuk Korea Selatan, Eropa, dan Amerika Serikat. Bisnis ini dimulai pada tahun 2017 ketika Rico memanfaatkan Instagram sebagai platform utama untuk menjual tanaman hias. Awalnya, ia hanya menjual jenis tanaman yang umum ditemukan di pasar lokal. Namun, dengan strategi pemasaran digital yang efektif, bisnisnya berkembang pesat. Hingga saat ini, akun Instagram Titik Hijau telah memiliki lebih dari 20 ribu pengikut, yang membuktikan besarnya minat pasar terhadap produk mereka.
Tantangan dalam Ekspor Tanaman Hias
Menembus pasar ekspor bukanlah hal mudah. Untuk dapat mengirimkan produk ke luar negeri, Titik Hijau harus memenuhi sejumlah persyaratan ekspor yang ketat. Beberapa persyaratan tersebut antara lain adalah memiliki legalitas usaha yang sah, memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dari Dinas Perdagangan, dan memiliki izin edar benih dari Kementerian Pertanian. Selain itu, setiap negara tujuan memiliki standar impor yang berbeda. Beberapa negara, seperti Amerika Serikat dan Eropa, memberlakukan aturan ketat terkait karantina tumbuhan untuk mencegah masuknya hama dan penyakit. Oleh karena itu, setiap tanaman ekspor oleh Titik Hijau harus melalui proses sterilisasi dan pengemasan khusus agar memenuhi standar internasional.
Tren Berkebun dan Peningkatan Permintaan Global
Tren berkebun yang meningkat, terutama sejak pandemi, membawa dampak positif bagi bisnis tanaman hias. Data menunjukkan bahwa impor tanaman hias di Amerika Serikat meningkat sebesar 18% pada tahun 2021. Hal ini menciptakan peluang besar bagi eksportir seperti Titik Hijau untuk terus berkembang dan memperluas pasarnya. Selain itu, popularitas tanaman hias di Korea Selatan dan negara-negara Eropa juga terus meningkat. Tanaman seperti Monstera, Philodendron, dan Anthurium menjadi favorit di kalangan pecinta tanaman di luar negeri.
Strategi Sukses Titik Hijau di Pasar Ekspor
Menurut Rico Rusdiansyah, kunci sukses dalam bisnis tanaman hias bukan hanya terletak pada produk berkualitas, tetapi juga pada pelayanan pelanggan yang baik. "Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik, mulai dari pemilihan tanaman yang sehat, pengemasan yang aman, hingga pengiriman yang tepat waktu," ujar Rico dalam webinar Festival Ide Bisnis oleh Detikcom, beberapa waktu lalu. Beberapa penerapan strategi Titik Hijau dalam mengembangkan bisnisnya antara lain memanfaatkan media sosial untuk pemasaran digital, menawarkan koleksi tanaman eksklusif pasar internasional yang paling banyak peminatnya, menjaga kualitas tanaman agar tetap segar saat tiba pada negara tujuan, serta berkolaborasi dengan mitra logistik yang berpengalaman dalam ekspor tanaman.
Inspirasi bagi UMKM Indonesia
Keberhasilan Titik Hijau membuktikan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk menembus pasar global, asalkan mereka mampu beradaptasi dengan teknologi dan memenuhi regulasi internasional. Rico berharap kisah perusahaannya dapat menginspirasi pelaku usaha lain untuk memanfaatkan pemasaran digital dan melihat peluang bisnis yang lebih luas di luar negeri.