Kementerian PU Gratiskan Tarif Tol 132,77 Km pada Lebaran 2025, Wamen Usulkan Diskon Nasional

Dalam upaya mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membebaskan tarif tol sepanjang 132,77 kilometer.

Feb 14, 2025 - 22:42
Feb 14, 2025 - 22:44
 0  18
Kementerian PU Gratiskan Tarif Tol 132,77 Km pada Lebaran 2025, Wamen Usulkan Diskon Nasional
Sumber foto : Istock

Eksplora.id – Dalam upaya mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membebaskan tarif tol sepanjang 132,77 kilometer. Kebijakan ini mencakup ruas tol operasional dan fungsional sementara yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Binjai-Langsa, Solo-Yogyakarta, dan Probolinggo-Banyuwangi.

Menteri PU menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk membantu masyarakat dalam mengurangi beban biaya perjalanan, terutama selama periode puncak mudik. "Kami ingin memastikan arus lalu lintas lebih lancar dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri," ujarnya.

Daftar Ruas Tol yang Dibebaskan

Ruas tol yang akan digratiskan terbagi menjadi dua kategori, yakni ruas operasional yang telah berfungsi penuh dan ruas fungsional sementara yang masih dalam tahap penyelesaian, tetapi bisa digunakan selama periode mudik.

Tol Operasional:

  • Ruas Tol Binjai-Langsa: Seksi 3 Tanjung Pura-Pangkalan Brandan (19 km)
  • Ruas Tol Pekanbaru-Padang: Sicincin-Padang (36,60 km)
  • Ruas Tol Solo-Yogyakarta, NYIA Kulon Progo: Klaten-Purwomartani (8,60 km)
  • Ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat: Kuala Tanjung-Indrapura (10,15 km)

Tol Fungsional Sementara:

  • Ruas Tol Sigli-Banda Aceh: Padang Tiji-Seulimeum (24,67 km)
  • Ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat: Sinaksak-Pematang Siantar (12,37 km)
  • Jakarta-Cikampek II Selatan: Kutanegara-Sadang (8,50 km)
  • Probolinggo-Banyuwangi: Gending-Kraksaan (12,88 km)

Diskon Tarif Tol Nasional dan Transportasi Publik

Selain kebijakan pembebasan tarif tol di beberapa ruas jalan, Wakil Menteri PU juga mengusulkan pemberian diskon tarif tol nasional selama periode Idul Fitri. Usulan ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk memberikan keringanan biaya transportasi pada masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur panjang.

“Selain tol gratis di beberapa ruas, kami sedang mengkaji kemungkinan pemberian diskon tarif tol nasional. Ini juga sejalan dengan rencana pemberian diskon pada moda transportasi lain, seperti tiket pesawat dan kereta api,” ujar Wamen PU.

Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya membantu pemudik dari segi biaya, tetapi juga mengurangi kepadatan lalu lintas dengan menyebar volume kendaraan ke berbagai jalur alternatif.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Keputusan ini disambut baik oleh berbagai pihak, terutama para pemudik yang kerap menghadapi tingginya biaya perjalanan selama musim mudik. Selain meringankan beban ekonomi masyarakat, kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi perjalanan dan mengurangi angka kecelakaan akibat kemacetan panjang di jalur utama.

Dengan berbagai kebijakan ini, diharapkan Lebaran 2025 akan menjadi lebih nyaman bagi para pemudik, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Pemerintah terus berupaya memberikan solusi terbaik agar arus mudik berjalan lancar dan aman.


Baca juga artikel lainnya :

dua bandara indonesia masuk daftar 100 bandara terbaik dunia