Air Suci di Banke Bihari Temple Ternyata Hanya Air Kondensasi AC

Banke Bihari Temple yang terletak di Uttara, Dhaka, Bangladesh, merupakan salah satu kuil Hindu yang menjadi pusat ibadah dan ziarah bagi banyak umat. Selain nilai spiritualnya, kuil ini juga dikenal karena arsitektur uniknya, termasuk pancuran berbentuk kepala gajah yang ternyata menimbulkan kesalahpahaman di kalangan pengunjung.

Feb 13, 2025 - 12:07
 0  14
Air Suci di Banke Bihari Temple Ternyata Hanya Air Kondensasi AC
sumber foto : mustsharenews

Eksplora.id - Banke Bihari Temple yang terletak di Uttara, Dhaka, Bangladesh, merupakan salah satu kuil Hindu yang menjadi pusat ibadah dan ziarah bagi banyak umat. Selain nilai spiritualnya, kuil ini juga dikenal karena arsitektur uniknya, termasuk pancuran berbentuk kepala gajah yang ternyata menimbulkan kesalahpahaman di kalangan pengunjung.

Kesalahpahaman Tentang Pancuran Gajah

Pancuran berbentuk gajah yang terdapat di kuil ini sebenarnya adalah bagian dari sistem infrastruktur yang berfungsi untuk membuang kondensasi dari sistem pendingin udara (AC). Namun, banyak pengunjung yang salah mengira bahwa pancuran ini memiliki makna religius dan bahwa air yang mengalir darinya adalah air suci.

Bentuk pancuran yang menyerupai kepala gajah memperkuat anggapan ini, karena dalam tradisi Hindu, gajah sering dikaitkan dengan Dewa Ganesha—simbol kebijaksanaan dan keberuntungan. Hal ini menyebabkan banyak orang percaya bahwa air dari pancuran tersebut memiliki khasiat khusus dan dapat memberikan berkah.

Warga Meminum Air Kondensasi AC Karena Menganggapnya Suci

Akibat kesalahpahaman ini, banyak warga yang mengambil dan meminum air dari pancuran gajah tersebut, bahkan ada yang membawa botol untuk mengisinya dan membawanya pulang. Mereka percaya bahwa air ini memiliki manfaat spiritual dan dapat memberikan keberuntungan atau bahkan kesembuhan dari penyakit.

Padahal, air yang keluar dari pancuran tersebut bukanlah air suci seperti yang biasanya ditemukan di tempat ibadah Hindu, melainkan air hasil kondensasi dari AC. Para ahli kesehatan pun memperingatkan bahwa air ini tidak layak dikonsumsi karena tidak melalui proses penyaringan atau sterilisasi, sehingga berpotensi mengandung bakteri atau partikel berbahaya.

Upaya Pihak Kuil untuk Meluruskan Kesalahpahaman

Pihak pengelola kuil telah berupaya untuk mengedukasi para pengunjung dengan memasang papan peringatan yang menjelaskan bahwa pancuran tersebut hanya berfungsi untuk membuang air dari sistem pendingin udara. Mereka menegaskan bahwa air tersebut bukanlah air suci dan tidak aman untuk diminum.

Namun, meskipun sudah ada peringatan, masih banyak orang yang tetap percaya pada mitos ini dan terus mengambil air dari pancuran. Hal ini menunjukkan bagaimana keyakinan dan tradisi yang kuat dapat mengalahkan fakta ilmiah di masyarakat.

Pelajaran dari Fenomena Ini

Terlepas dari kesalahpahaman yang terjadi, Banke Bihari Temple tetap menjadi destinasi penting bagi umat Hindu di Bangladesh. Keindahan arsitektur, suasana spiritual, serta cerita unik di balik desain kuil menjadikannya tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa edukasi dan informasi yang benar sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman di masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih luas, diharapkan para pengunjung dapat lebih bijak dalam membedakan antara elemen spiritual dan aspek teknis dalam sebuah tempat ibadah.

Baca juga artikel lainnya :

ulat jati nan menggelikan namun menjadi hidangan populer di gunung kidul