Padel: Olahraga Raket Mirip Tenis yang Kian Digemari

Padel adalah olahraga raket yang semakin populer di berbagai belahan dunia. Permainan ini sering disamakan dengan tenis, tetapi memiliki peraturan dan gaya permainan yang berbeda.

Mar 28, 2025 - 22:52
 0  5
Padel: Olahraga Raket Mirip Tenis yang Kian Digemari
sumber foto : pixabay

Eksplora.id - Padel adalah olahraga raket yang semakin populer di berbagai belahan dunia. Permainan ini sering disamakan dengan tenis, tetapi memiliki peraturan dan gaya permainan yang berbeda. Diciptakan pada tahun 1969 oleh Enrique Corcuera di Acapulco, Meksiko, padel awalnya adalah modifikasi dari squash yang dimainkan di area terbatas. Corcuera membangun lapangan dengan dinding di rumahnya dan menciptakan aturan permainan yang kemudian berkembang menjadi olahraga padel yang kita kenal saat ini.

Pada tahun 1974, Alfonso de Hohenlohe-Langenburg, seorang bangsawan Spanyol, membawa olahraga ini ke Spanyol setelah melihat potensi padel di Meksiko. Ia membangun lapangan padel pertama di Marbella, yang kemudian menjadi titik awal penyebaran olahraga ini ke Eropa. Sejak saat itu, padel berkembang pesat di negara-negara seperti Argentina, Italia, dan Prancis, hingga akhirnya menjadi olahraga global dengan kejuaraan internasional seperti World Padel Tour (WPT) dan berbagai kompetisi di bawah naungan Federación Internacional de Pádel (FIP).

Aturan dan Cara Bermain Padel

Padel dimainkan dalam format ganda (2 vs 2) di lapangan yang lebih kecil dari tenis, dengan dinding kaca dan pagar jaring yang digunakan sebagai bagian dari permainan. Bola boleh memantul ke dinding setelah menyentuh tanah terlebih dahulu, seperti dalam squash, tetapi tidak boleh langsung mengenai dinding sebelum menyentuh lapangan. Peraturan skor dalam padel serupa dengan tenis, menggunakan sistem poin 15, 30, 40, dan deuce.

Meskipun format ganda adalah yang paling umum, ada juga variasi permainan padel:

  • Padel Satu Lawan Satu (Single Padel): Beberapa lapangan khusus lebih kecil dirancang untuk permainan satu lawan satu, meskipun ini tidak umum dalam turnamen resmi.

  • Padel Tim (Team vs Team): Dalam beberapa kompetisi atau turnamen antar klub, padel dimainkan dalam format tim besar, di mana setiap tim memiliki beberapa pasangan yang bertanding dalam serangkaian pertandingan untuk mengumpulkan poin kemenangan.

Perbandingan dengan Olahraga Sejenis

Padel memiliki kesamaan dengan beberapa olahraga raket lainnya seperti tenis dan squash, tetapi juga memiliki perbedaan yang signifikan:

  • Padel vs Tenis:

    • Lapangan padel lebih kecil dari lapangan tenis dan memiliki dinding kaca yang menjadi bagian dari permainan.

    • Raket padel lebih pendek dan tidak memiliki senar seperti raket tenis, sehingga kontrol bola lebih penting dibandingkan tenaga pukulan.

    • Servis dalam padel dilakukan dengan cara underhand (dari bawah) sedangkan dalam tenis, servis bisa dilakukan dengan pukulan overhand yang lebih kuat.

  • Padel vs Squash:

    • Padel dimainkan di lapangan terbuka dengan jaring di tengah, sedangkan squash dimainkan di ruangan tertutup tanpa net.

    • Dalam padel, bola harus memantul di lantai sebelum mengenai dinding, sementara dalam squash bola bisa langsung membentur dinding kapan saja.

    • Permainan squash cenderung lebih cepat dan mengandalkan refleks tinggi, sementara padel mengkombinasikan strategi bertahan dengan pantulan dinding dan permainan rally yang lebih panjang.

Popularitas dan Perkembangan Padel

Padel telah berkembang menjadi salah satu olahraga raket dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Di negara-negara seperti Spanyol dan Argentina, padel menjadi olahraga kedua paling populer setelah sepak bola. Di berbagai belahan dunia, klub dan akademi padel semakin banyak bermunculan, dan turnamen profesional semakin banyak diselenggarakan.

Di Indonesia, padel mulai menarik perhatian dengan semakin banyaknya lapangan yang dibangun di kota-kota besar. Beberapa klub olahraga telah menyediakan fasilitas padel, dan turnamen nasional mulai diperkenalkan untuk mengembangkan komunitas pemain padel di Tanah Air.

Popularitas padel juga semakin meningkat di kalangan selebritas dan figur publik. Banyak artis dunia, termasuk pemain sepak bola terkenal, aktor, dan musisi, mulai menggemari olahraga ini karena sifatnya yang kompetitif namun tetap menyenangkan. Beberapa selebritas seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Rafael Nadal bahkan diketahui memiliki lapangan padel pribadi. Di Indonesia, sejumlah artis juga mulai mempopulerkan padel dengan mengunggah momen bermain mereka di media sosial, yang semakin menarik perhatian masyarakat umum.

Dengan pertumbuhan yang pesat dan aksesibilitas yang lebih mudah dibandingkan tenis, padel diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi olahraga yang semakin digemari di masa depan.

Baca juga artikel lainnya :

asian youth games 2025 di bahrain balap unta jadi cabang olahraga resmi apakah indonesia akan ikut