Infused Wine Cobra di Vietnam: Tradisi, Manfaat, dan Kontroversi
Vietnam dikenal dengan kekayaan kuliner dan minuman tradisionalnya yang unik, salah satunya adalah infused wine cobra atau arak ular.

Eksplora.id - Vietnam dikenal dengan kekayaan kuliner dan minuman tradisionalnya yang unik, salah satunya adalah infused wine cobra atau arak ular. Minuman ini telah lama menjadi bagian dari budaya lokal, dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan, namun juga menuai kontroversi.
Sejarah dan Tradisi
Infused wine cobra, atau dikenal sebagai ruou ran dalam bahasa Vietnam, merupakan minuman yang dibuat dengan merendam ular kobra utuh dalam arak beras atau alkohol dengan kadar tinggi. Tradisi ini telah ada selama berabad-abad di berbagai wilayah Asia, termasuk Vietnam, Tiongkok, dan Thailand.
Minuman ini sering dikaitkan dengan pengobatan tradisional, terutama dalam ilmu pengobatan Timur yang percaya bahwa bagian tubuh hewan tertentu dapat meningkatkan vitalitas dan stamina pria. Di Vietnam, arak ular sering disajikan dalam acara-acara khusus atau diberikan sebagai hadiah eksklusif.
Proses Pembuatan
Pembuatan infused wine cobra melibatkan beberapa langkah penting:
- Pemilihan Ular – Ular yang digunakan biasanya adalah kobra atau ular berbisa lainnya. Beberapa produsen mengeluarkan racunnya sebelum direndam, sementara yang lain percaya bahwa racun yang telah terlarut dalam alkohol akan kehilangan sifat mematikannya.
- Perendaman – Ular yang sudah dibersihkan direndam dalam botol berisi alkohol beras atau vodka lokal selama beberapa bulan hingga bertahun-tahun agar sari tubuhnya tercampur dengan arak.
- Penambahan Herbal – Beberapa variasi infused wine juga mencampurkan akar herbal atau rempah-rempah seperti ginseng, jahe, atau goji berry untuk menambah manfaat kesehatan dan aroma.
Manfaat yang Diyakini
Penduduk lokal dan penggemar infused wine cobra percaya bahwa minuman ini memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti:
- Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh
- Mengurangi nyeri sendi dan rematik
- Meningkatkan vitalitas pria
- Menghangatkan tubuh dalam cuaca dingin
Meskipun klaim ini masih bersifat anekdotal dan belum sepenuhnya didukung oleh penelitian ilmiah, banyak orang tetap mengonsumsi minuman ini sebagai bagian dari pengobatan alternatif.
Kontroversi dan Legalitas
Infused wine cobra tidak lepas dari kontroversi, terutama terkait dengan kesejahteraan hewan dan bahaya konsumsi. Beberapa masalah yang sering diperdebatkan meliputi:
- Perlakuan terhadap ular – Banyak organisasi pecinta hewan mengecam praktik ini karena dianggap tidak etis.
- Potensi bahaya kesehatan – Jika tidak diproses dengan benar, racun ular yang belum netral dalam alkohol bisa tetap berbahaya.
- Larangan dan regulasi – Beberapa negara telah melarang perdagangan infused wine cobra karena alasan perlindungan satwa liar, mengingat beberapa spesies ular yang digunakan adalah hewan yang terancam punah.
Infused wine cobra di Vietnam merupakan minuman tradisional yang kaya akan sejarah dan kepercayaan medis, meskipun tidak lepas dari kontroversi. Bagi wisatawan yang ingin mencobanya, sebaiknya berhati-hati dan memastikan bahwa produk tersebut legal serta diproses dengan standar keamanan yang baik.
Apakah Anda tertarik mencoba infused wine cobra, atau lebih memilih alternatif herbal lainnya?
Baca juga artikel lainnya :