Dinas Pertanian Garut Dorong Regenerasi Petani Melalui Program Edufarm Center
Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut terus mengembangkan program Garut Edufarm Center (GEC) sebagai strategi utama dalam regenerasi petani.

Eksplora.id - Garut, Jawa Barat – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut terus mengembangkan program Garut Edufarm Center (GEC) sebagai strategi utama dalam regenerasi petani. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat generasi muda dalam sektor pertanian melalui edukasi sejak dini.
Edukasi Pertanian Sejak Dini
Kepala Dispertan Kabupaten Garut, Haeruman, menjelaskan bahwa GEC dirancang untuk mengenalkan dunia pertanian kepada pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga perguruan tinggi. Langkah ini diharapkan dapat membangun ketertarikan mereka terhadap pertanian sejak usia dini.
“Program khusus dalam mendorong minat petani muda terhadap sektor pertanian adalah pengenalan pertanian sejak dini melalui Garut Edufarm Center, mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi,” ujar Haeruman di Garut, Rabu.
Inovasi Teknologi dalam Pertanian
Untuk menarik minat anak muda, Dispertan Garut juga menerapkan teknologi modern dalam pertanian, seperti sistem berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi ini memungkinkan petani mengelola pertanian mereka secara lebih efisien dan produktif.
Kemudahan Akses Permodalan dan Kemitraan
Selain inovasi teknologi, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan akses permodalan bagi petani muda. Dispertan Garut bekerja sama dengan berbagai perbankan serta membangun pola kemitraan usaha dengan pemangku kebijakan, sehingga anak muda yang ingin terjun ke sektor pertanian memiliki peluang lebih besar untuk sukses.
Peningkatan Infrastruktur dan Penguatan Kelembagaan
Pemerintah Kabupaten Garut juga terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur pertanian guna meningkatkan efisiensi usaha tani. Selain itu, penguatan kelembagaan petani dilakukan melalui pembinaan kelompok tani yang lebih dinamis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Penguatan kelembagaan petani dilakukan melalui pembinaan kelompok tani yang lebih inovatif, serta peningkatan akses pendidikan dan pelatihan bagi petani muda melalui berbagai metode penyuluhan,” tambah Haeruman.
Meningkatkan Daya Saing Petani Muda
Dengan berbagai upaya ini, Dispertan Garut berharap dapat menciptakan generasi petani muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Langkah ini menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Garut serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.
Melalui Garut Edufarm Center, diharapkan semakin banyak anak muda yang melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan dan berorientasi masa depan.
Baca juga artikel lainnya :