Pabrik Sanken di Cikarang Akan Resmi Hentikan Operasional pada Juni 2025

Pabrik Sanken di kawasan industri MM2100, Cikarang, akan resmi menghentikan operasionalnya pada Juni 2025. Keputusan ini diambil langsung oleh perusahaan induknya di Jepang, yang memilih untuk mengalihkan fokus produksi ke sektor semikonduktor.

Feb 23, 2025 - 07:00
 0  5
Pabrik Sanken di Cikarang Akan Resmi Hentikan Operasional pada Juni 2025
sumber foto : gg

Eksplora.id - Pabrik Sanken di kawasan industri MM2100, Cikarang, akan resmi menghentikan operasionalnya pada Juni 2025. Keputusan ini diambil langsung oleh perusahaan induknya di Jepang, yang memilih untuk mengalihkan fokus produksi ke sektor semikonduktor. Langkah ini didorong oleh meningkatnya permintaan global terhadap komponen semikonduktor dan prospek pertumbuhan industri yang menjanjikan.

Laporan ke Kementerian Perindustrian

Menurut Kementerian Perindustrian, Sanken telah melaporkan rencana penutupan ini melalui sistem Online Single Submission (OSS), dengan jadwal penghentian produksi ditetapkan pada pertengahan 2025. Pabrik ini merupakan bagian dari investasi penanaman modal asing (PMA) dan tidak memiliki keterkaitan dengan PT Sanken Argadwija di Tangerang.

Produksi dan Penurunan Permintaan

Pabrik Sanken di Cikarang sebelumnya dikenal sebagai produsen trafo, UPS (Uninterruptible Power Supply), dan power supply. Produk-produk ini mayoritas digunakan di pasar dalam negeri, sementara sekitar 40% diekspor ke berbagai negara. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, permintaan mengalami penurunan signifikan akibat meningkatnya persaingan dari produsen lokal serta perubahan preferensi pasar menuju solusi daya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Akibatnya, tingkat utilisasi pabrik merosot hingga hanya mencapai 14% pada 2024.

Komitmen terhadap Prosedur dan Karyawan

Meskipun akan menghentikan operasionalnya di Indonesia, perusahaan memastikan akan tetap mengikuti prosedur yang berlaku sesuai regulasi pemerintah. Langkah-langkah terkait hak karyawan dan penyelesaian kewajiban perusahaan akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Tren Global dalam Industri Manufaktur

Keputusan Sanken ini mencerminkan tren global dalam industri manufaktur, di mana perusahaan teknologi beralih ke sektor inovatif dan lebih efisien. Misalnya, Panasonic telah mengurangi produksi elektronik rumah tangga di beberapa negara untuk berfokus pada solusi energi dan baterai kendaraan listrik. Begitu pula Toshiba yang melakukan restrukturisasi dengan mengalihkan investasinya ke sektor infrastruktur dan teknologi digital.

Baca juga artikel lainnya :

byd bangun pabrik kendaraan listrik senilai rp 1638 triliun di indonesia ditargetkan selesai akhir 2025