Gaun Pengantin dari 1.500 Surat Cerai, Karya Siswi Ini Viral dan Tuai Pujian Dunia
Di usianya yang baru 15 tahun, Demi berhasil merancang sebuah gaun pengantin unik dari 1.500 lembar salinan surat cerai sebagai bagian dari tugas seni GCSE (General Certificate of Secondary Education) di sekolahnya.

Eksplora.id - Sebuah karya seni dari seorang siswi sekolah menengah bernama Demi Barnes viral dan menggemparkan dunia maya. Di usianya yang baru 15 tahun, Demi berhasil merancang sebuah gaun pengantin unik dari 1.500 lembar salinan surat cerai sebagai bagian dari tugas seni GCSE (General Certificate of Secondary Education) di sekolahnya.
Pesan Mendalam di Balik Gaun Surat Cerai
Tak seperti gaun pengantin pada umumnya yang terbuat dari kain mewah dan renda elegan, gaun buatan Demi sepenuhnya terbuat dari lembaran kertas salinan surat cerai. Desain ini diciptakan sebagai bentuk kritik sosial terhadap tren pernikahan kilat yang kerap berakhir pada perceraian.
“Saya ingin menyampaikan bahwa banyak orang saat ini terburu-buru untuk menikah tanpa benar-benar memahami komitmen di baliknya,” ujar Demi dalam sebuah wawancara.
Lewat desain ini, ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, bisa lebih memahami bahwa pernikahan bukan sekadar pesta mewah atau status sosial, melainkan sebuah ikatan jangka panjang yang butuh kesiapan emosional dan mental.
Viral di Media Sosial, Gaun Ini Curi Perhatian Dunia
Awalnya, Demi hanya berniat membagikan foto gaunnya di Facebook, sekadar ingin menunjukkan hasil karyanya kepada sepupunya yang tinggal di Italia. Namun, dalam waktu singkat, postingannya meledak di dunia maya, memperoleh lebih dari 40.000 likes dan dibagikan ribuan kali.
Respon publik pun luar biasa. Banyak yang memuji kreativitas dan keberanian Demi mengangkat isu sensitif melalui media seni. Tak hanya warganet biasa, sejumlah desainer ternama dan calon pengantin bahkan menghubungi Demi untuk memesan versi serupa dari gaun tersebut.
Gaun Ini Tidak untuk Dipakai, tapi Mengubah Cara Pandang
Meski gaun surat cerai ini tidak dirancang untuk dikenakan—karena materialnya yang hanya berupa kertas dan struktur yang tidak stabil—namun karya ini berhasil menjadi ikon seni kritik sosial. Bahkan, banyak guru seni dan pakar pendidikan menggunakannya sebagai contoh karya kreatif yang mampu menyampaikan pesan kuat melalui medium sederhana.
Kini, meskipun Demi Barnes telah berusia 27 tahun, namanya masih dikenal luas di dunia seni dan media. Gaun surat cerai karyanya tercatat sebagai salah satu contoh bagaimana anak muda bisa menyuarakan keresahan sosial dengan cara yang kreatif, elegan, dan penuh makna.
Karya Demi Barnes adalah contoh nyata bahwa seni bisa menjadi media refleksi sosial yang kuat. Gaun pengantin dari surat cerai bukan hanya unik secara visual, tapi juga mengajak kita merenung: Apakah kita siap menikah karena cinta dan komitmen, atau hanya karena tren dan tekanan?
Baca juga artikel lainnya :
arab saudi gelar pernikahan massal 300 pasang pengantin raih hadiah mobil dan rumah