Erick Thohir Resmi Kuasai Oxford United, Ambil Alih Kepemilikan Penuh Klub Championship Inggris
Erick Thohir resmi mengambil alih kepemilikan penuh Oxford United setelah membeli seluruh saham klub. Oxford baru promosi ke Championship dan kini memasuki era baru dengan visi investasi jangka panjang.
Eksplora.id - Menteri BUMN RI sekaligus pengusaha nasional, Erick Thohir, kini resmi memegang kendali penuh atas klub Inggris Oxford United. Kepastian ini diperoleh setelah Erick membeli seluruh saham klub, menyusul mundurnya beberapa anggota dewan direksi yang sebelumnya terlibat dalam struktur kepemilikan.
Langkah ini menandai fase baru bagi Oxford United, terutama setelah klub tersebut mencetak sejarah dengan promosi ke Divisi Championship, kasta kedua Liga Inggris, untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun.
Dari Pemegang Saham Minoritas Menjadi Pengendali Utama
Erick Thohir bukan sosok baru bagi Oxford United. Ia pertama kali masuk ke klub ini pada 2021 sebagai pemilik saham minoritas bersama pengusaha Indonesia lainnya, Anindya Bakrie. Keduanya kemudian membantu menstabilkan keuangan klub dan memperkuat struktur manajemen pada masa-masa sulit.
Namun setelah dinamika internal serta perubahan arah manajemen, Erick memutuskan untuk mengambil alih seluruh saham dan menjadi pemilik tunggal. Dengan langkah ini, ia tidak hanya mengontrol sisi finansial klub, tetapi juga arah strategis jangka panjang, termasuk pengembangan akademi, infrastruktur, dan investasi pemain.
Oxford United Menyongsong Era Baru di Championship
Promosi Oxford United ke Championship pada musim ini menjadi momen bersejarah. Klub yang berbasis di Kassam Stadium itu terakhir kali mencicipi kasta kedua Liga Inggris pada awal 2000-an, sebelum terpuruk dan lama berkutat di divisi bawah.
Keberhasilan kembali ke Championship membuka peluang besar bagi Oxford United:
-
Pendapatan komersial meningkat, termasuk hak siar dan sponsor.
-
Daya tarik pemain lebih tinggi, karena Championship merupakan salah satu liga divisi dua paling kompetitif di dunia.
-
Akses investasi fasilitas yang lebih besar karena adanya pemilik dengan ambisi jangka panjang.
Para pendukung pun menyambut kepemilikan penuh Erick Thohir sebagai sinyal positif untuk masa depan klub, mengingat rekam jejaknya dalam memimpin tim olahraga, mulai dari Inter Milan, DC United, hingga Timnas Indonesia melalui PSSI.
Transformasi Manajemen dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama
Setelah menguasai seluruh saham, Erick Thohir diperkirakan akan mendorong restrukturisasi manajemen serta penguatan klub dari sisi profesionalisme. Fokus utama yang disorot media Inggris meliputi:
-
Pengembangan stadion dan pusat pelatihan, agar Oxford mampu bersaing dengan klub-klub raksasa Championship;
-
Modernisasi akademi untuk menghasilkan pemain muda berkualitas dan mengurangi ketergantungan pada transfer mahal;
-
Stabilitas finansial jangka panjang, terutama menghadapi ketatnya persaingan dan tingginya biaya operasional liga.
Kehadiran pengusaha Indonesia sebagai pemilik tunggal juga dinilai memperluas jaringan global klub, termasuk kemungkinan kolaborasi komersial maupun pertukaran pemain.
Ambisi Erick Thohir: Dorong Oxford United Lebih Kompetitif
Erick Thohir dikenal sebagai pemilik klub yang selalu membawa visi besar. Saat memimpin Inter Milan, ia turut berperan dalam menstabilkan finansial klub di era transisi. Di PSSI, ia mendorong reformasi besar-besaran serta peningkatan prestasi tim nasional.
Kini, dengan kendali penuh atas Oxford United, pengamat sepak bola Inggris menilai Erick berpotensi membuat klub lebih kompetitif, bahkan tidak menutup kemungkinan suatu hari bersaing menuju Premier League.
Meski jalan masih panjang, promosi ke Championship menjadi fondasi penting, dan kepemilikan Erick Thohir menjadi katalis bagi ambisi tersebut.**
Baca juga artikel lainnya :

