Canadiano: Kopi, Diplomasi, dan Nasionalisme Kanada
Kopi tidak hanya sekadar minuman, tetapi juga bagian dari diplomasi dan identitas sebuah negara. Baru-baru ini, kedai-kedai kopi di Kanada beramai-ramai mengganti nama kopi espresso yang dicampur air—yang sebelumnya dikenal sebagai "Americano"—menjadi "Canadiano.

Eksplora.id - Kopi tidak hanya sekadar minuman, tetapi juga bagian dari diplomasi dan identitas sebuah negara. Baru-baru ini, kedai-kedai kopi di Kanada beramai-ramai mengganti nama kopi espresso yang dicampur air—yang sebelumnya dikenal sebagai "Americano"—menjadi "Canadiano." Langkah ini merupakan bentuk solidaritas nasionalisme menyusul penerapan tarif tinggi oleh Pemerintah Amerika Serikat pada perdagangan antar kedua negara sejak 4 Maret 2025.
Canadiano: Simbol Perlawanan Nasional
Fenomena pergantian nama ini tidak hanya terjadi di satu atau dua kedai kopi, tetapi menyebar luas di berbagai wilayah Kanada. Para pemilik kedai kopi menilai bahwa langkah ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi juga pernyataan sikap terhadap kebijakan ekonomi yang dianggap merugikan Kanada.
“Ini bukan hanya tentang kopi. Ini adalah identitas dan solidaritas kami sebagai warga Kanada,” ujar seorang pemilik kedai kopi di Toronto.
Dampak Tarif Tinggi AS Terhadap Ekonomi Kanada
Penerapan tarif tinggi oleh Amerika Serikat telah berdampak signifikan pada berbagai sektor, termasuk perdagangan bahan pangan dan produk impor lainnya dari Kanada. Banyak pelaku usaha Kanada merasa kebijakan ini mempersempit peluang ekspor dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Dalam situasi seperti ini, mengganti nama kopi menjadi "Canadiano" menjadi cara kreatif untuk menyuarakan ketidaksetujuan mereka.
Sejarah Perubahan Nama dalam Diplomasi
Perubahan nama makanan atau minuman sebagai respons terhadap ketegangan politik bukanlah hal baru. Di masa lalu, "French Fries" pernah diubah menjadi "Freedom Fries" di Amerika Serikat sebagai protes terhadap kebijakan luar negeri Prancis.
Perubahan ini membuktikan bahwa budaya konsumsi dapat digunakan sebagai alat ekspresi politik dan nasionalisme. Meski tampak sederhana, langkah ini mencerminkan kesatuan masyarakat Kanada dalam menghadapi kebijakan perdagangan yang dinilai tidak adil.
Canadiano: Tren Sementara atau Identitas Baru?
Pertanyaan yang kini muncul adalah apakah perubahan ini hanya tren sementara atau akan bertahan dalam jangka panjang. Jika dukungan terhadap "Canadiano" terus meningkat, bukan tidak mungkin istilah ini akan menjadi bagian dari budaya kopi Kanada yang lebih permanen.
Yang pasti, kopi kini bukan hanya sekadar minuman. Ia telah menjadi simbol politik, nasionalisme, dan identitas yang semakin kuat di kancah internasional.
Baca juga artikel lainnya :
belajar dari vietnam dari murid menjadi pemimpin dalam industri kopi dunia