MTI Imbau Pejabat Indonesia Gunakan Transportasi Umum

Jan 31, 2025 - 22:05
 0  7
MTI Imbau Pejabat Indonesia Gunakan Transportasi Umum

Eksplora.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengimbau pejabat di Indonesia untuk mengikuti contoh positif dari negara-negara Eropa, seperti Swedia, yang rutin menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari. Menurut MTI, kebiasaan ini dapat membantu mengurangi kemacetan dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kemacetan Parah di Jakarta dan Dampak Pengawalan Pejabat

Djoko Setijowarno, Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah MTI Pusat, mengungkapkan bahwa tingginya jumlah kendaraan dinas dan pengawalan (patwal) pejabat turut berkontribusi terhadap kemacetan, khususnya di Jakarta. "Fasilitas pengawalan seharusnya hanya diberikan kepada presiden dan wakil presiden. Pejabat lainnya tidak perlu mendapat fasilitas tersebut," kata Djoko. Menurut data Dinas Perhubungan Jakarta, kemacetan di ibu kota sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Jakarta bahkan menduduki peringkat ke-10 kota terpadat di dunia, dengan peningkatan kemacetan sebesar 10% setiap tahunnya. Penurunan jumlah kendaraan dinas di jalan raya diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas, memperlancar perjalanan, dan mengurangi polusi udara.

Kebiasaan Pejabat Eropa yang Dapat Ditiru

MTI menggarisbawahi pentingnya pejabat publik menjadi teladan dalam mendukung penggunaan transportasi umum. Negara-negara Eropa, seperti Swedia, telah berhasil menerapkan kebijakan ini dengan pejabat publik, termasuk menteri, yang tidak ragu menggunakan kereta atau bus. Hal ini telah terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kemacetan hingga 15% dalam lima tahun terakhir. Swedia menjadi contoh yang baik karena pejabat mereka berkomitmen untuk menggunakan transportasi umum, memberikan pengaruh positif pada budaya berlalu lintas dan mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Kebiasaan ini tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.

Transportasi Umum di Jakarta Sudah Cukup Baik

Djoko Setijowarno menambahkan bahwa Jakarta sudah memiliki infrastruktur transportasi publik yang cukup baik, seperti MRT, LRT, dan TransJakarta. "Saatnya para pejabat memberikan dukungan konkret dengan menjadi bagian dari solusi. Menggunakan transportasi umum bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal tanggung jawab sosial," ungkapnya.

Mendorong Perubahan Budaya Lalu Lintas di Indonesia

MTI berharap pejabat Indonesia dapat meniru kebiasaan pejabat Eropa dengan menggunakan transportasi umum, sehingga dapat mengurangi dominasi kendaraan pribadi yang berkontribusi terhadap kemacetan. Ini akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya beralih ke transportasi publik. MTI juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif mendukung kebijakan transportasi publik dan mendorong pemerintah untuk mempermudah akses transportasi umum, baik untuk pejabat maupun masyarakat luas. Dengan menjadi contoh yang baik, diharapkan perubahan budaya berlalu lintas yang lebih efisien dan ramah lingkungan dapat tercapai di Indonesia.   Jika penerapan kebiasaan menggunakan transportasi umum oleh pejabat Indonesia, ke depannya dapat mengurangi kemacetan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ini juga akan meningkatkan kualitas transportasi publik di Indonesia, khususnya di Jakarta, dan berkontribusi pada kelestarian lingkungan.