Batu Hidup: ‘Mutiara’ Laut yang Tersembunyi dalam Cangkang Batu

Bayangkan sedang berjalan di tepi pantai dan melihat batu-batu kecil menempel di bebatuan karang. Tapi tunggu dulu, ternyata beberapa di antaranya bisa dimakan! Tidak hanya itu, saat dibelah, bagian dalamnya berwarna merah terang dan memiliki rasa khas laut yang unik.

Feb 12, 2025 - 23:23
 0  10
Batu Hidup: ‘Mutiara’ Laut yang Tersembunyi dalam Cangkang Batu
Sumber Foto: Media sosial

Eksplora.id - Bayangkan sedang berjalan di tepi pantai dan melihat batu-batu kecil menempel di bebatuan karang. Tapi tunggu dulu, ternyata beberapa di antaranya bisa dimakan! Tidak hanya itu, saat dibelah, bagian dalamnya berwarna merah terang dan memiliki rasa khas laut yang unik. Inilah batu hidup, makanan laut eksotis yang masih jarang dikenal.

Apa Itu Batu Hidup?

Batu hidup atau Pyura chilensis adalah sejenis tunikata yang banyak ditemukan di perairan pesisir Chili dan Peru. Sekilas, organisme ini terlihat seperti batu biasa dengan permukaan kasar berwarna abu-abu kecokelatan. Namun, saat dibuka, dagingnya berwarna merah terang dan sering dikonsumsi oleh masyarakat setempat.

Di Chili, batu hidup lebih dikenal dengan nama "piure" dan sering digunakan dalam berbagai hidangan laut khas Amerika Latin.

Seperti Apa Rasanya?

Batu hidup memiliki rasa yang cukup unik dan tidak biasa bagi sebagian orang. Rasa yodiumnya cukup kuat, mengingatkan pada tiram dengan sedikit aroma laut yang intens. Beberapa orang menggambarkannya sebagai perpaduan antara tiram dan kerang dengan sedikit rasa pahit di akhir. Karena cita rasanya yang khas, batu hidup sering dikonsumsi bersama perasan lemon dan bumbu segar untuk menyeimbangkan rasa asinnya.

Kandungan Gizi dan Manfaatnya

Meski tampak aneh, batu hidup ternyata kaya akan nutrisi, di antaranya:

  • Protein tinggi, membantu pertumbuhan dan regenerasi sel tubuh.
  • Zat besi dalam jumlah besar, baik untuk kesehatan darah dan mencegah anemia.
  • Omega-3, membantu menjaga kesehatan otak dan jantung.

Bahkan, karena kadar zat besinya yang tinggi, piure sering disebut sebagai salah satu makanan laut paling kaya mineral di dunia.

Bagaimana Cara Mengonsumsinya?

Di negara asalnya, piure biasa dimakan dalam berbagai cara:

  • Dimakan mentah – Dibalur dengan perasan lemon dan sedikit garam untuk menonjolkan rasa alaminya.
  • Dicampur dalam sup atau semur – Menjadi bahan utama dalam sup seafood khas Chili.
  • Digoreng atau ditumis – Untuk mengurangi rasa yodium yang terlalu kuat bagi sebagian orang.

Bagi pecinta makanan laut yang suka mencoba sesuatu yang berbeda, batu hidup bisa menjadi pengalaman kuliner yang unik dan berkesan.

Keunikan Biologis: Batu yang Bisa Bernapas?

Selain menarik sebagai makanan, Pyura chilensis juga unik dalam dunia biologi. Organisme ini bersifat hermafrodit, yang berarti memiliki organ jantan dan betina sekaligus. Mereka juga termasuk filter feeder, yang berarti mereka menyaring air laut untuk mendapatkan nutrisi, mirip seperti kerang.

Aspek Lingkungan dan Keberlanjutan

Karena semakin banyak dieksploitasi, populasi batu hidup di beberapa wilayah mulai berkurang. Banyak masyarakat lokal yang menggantungkan hidupnya pada penjualan piure, tetapi eksploitasi berlebihan bisa mengganggu keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, ada upaya untuk membudidayakan batu hidup secara berkelanjutan agar tidak merusak habitat aslinya.

Batu hidup adalah contoh luar biasa bagaimana alam menyimpan kejutan di tempat yang tidak terduga. Dari luar tampak seperti batu biasa, tetapi di dalamnya terdapat daging merah kaya nutrisi dengan rasa khas laut. Meski tidak semua orang bisa menikmati rasanya, bagi pecinta makanan laut, piure adalah pengalaman kuliner yang wajib dicoba.

Baca juga artikel lainnya :

ikan kudu-kudu si unik berzirah dari lautan