Bukittinggi Raih Penghargaan Kota Wisata Paling Bersih di Asia Tenggara pada ASEAN Tourism Award 2026

Bukittinggi meraih penghargaan kota wisata paling bersih di Asia Tenggara dalam ASEAN Tourism Award 2026. Pengakuan ini menegaskan keberhasilan kota tersebut dalam pengelolaan lingkungan dan pariwisata berkelanjutan.

Mar 5, 2026 - 11:19
 0  2
Bukittinggi Raih Penghargaan Kota Wisata Paling Bersih di Asia Tenggara pada ASEAN Tourism Award 2026
sumber foto : wikipedia

Eksplora.id - Kabar membanggakan datang dari dunia pariwisata Indonesia. Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu kota wisata paling bersih di Asia Tenggara dalam ajang ASEAN Tourism Award 2026. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan, kebersihan kota, serta komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan di Bukittinggi mendapat pengakuan di tingkat regional.

Penghargaan tersebut diberikan melalui kategori ASEAN Clean Tourist City Standard, yang menilai berbagai aspek seperti kebersihan kota, pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, kualitas fasilitas umum, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan wisata.

Keberhasilan Bukittinggi dalam meraih penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Kota yang dikenal dengan ikon Jam Gadang ini memang telah lama menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia, dengan daya tarik alam, budaya Minangkabau, serta suasana kota yang tertata rapi dan bersih.

Pengakuan atas Pengelolaan Kota Wisata

Dalam penilaian ASEAN, kota yang masuk kategori wisata bersih harus memenuhi sejumlah indikator penting. Mulai dari pengelolaan sampah yang efektif, sanitasi yang baik, ruang publik yang terawat, hingga keteraturan kawasan wisata.

Bukittinggi dinilai mampu memenuhi standar tersebut dengan baik. Pemerintah daerah bersama masyarakat secara aktif menjaga kebersihan kawasan wisata, termasuk di area pusat kota, pasar tradisional, serta objek wisata yang sering dikunjungi wisatawan.

Selain itu, pengelolaan transportasi dan pedestrian yang ramah wisatawan juga menjadi salah satu nilai tambah. Kawasan sekitar Jam Gadang, misalnya, telah dikembangkan sebagai ruang publik yang nyaman bagi pejalan kaki sekaligus menjadi pusat aktivitas wisata.

Upaya ini menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata tidak hanya berfokus pada promosi destinasi, tetapi juga pada kualitas lingkungan dan kenyamanan pengunjung.

Pariwisata Berbasis Budaya dan Lingkungan

Bukittinggi memiliki banyak keunggulan yang membuatnya layak mendapat pengakuan internasional. Selain terkenal dengan Jam Gadang, kota ini juga dekat dengan berbagai destinasi alam dan sejarah seperti Ngarai Sianok, Lobang Jepang Bukittinggi, serta Benteng Fort de Kock.

Kawasan-kawasan tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah dan keindahan alam, tetapi juga dikelola dengan pendekatan pariwisata yang memperhatikan kelestarian lingkungan.

Di sisi lain, budaya Minangkabau yang kental juga menjadi daya tarik tersendiri. Kuliner khas seperti rendang, sate padang, hingga berbagai tradisi lokal turut memperkaya pengalaman wisatawan yang datang ke Bukittinggi.

Dengan kombinasi antara kebersihan kota, kekayaan budaya, serta panorama alam yang indah, Bukittinggi berhasil menunjukkan bahwa pariwisata berkualitas tidak harus mengorbankan lingkungan.

Bukti Komitmen Pariwisata Berkelanjutan

Penghargaan dari ASEAN ini juga menjadi indikator penting bahwa kota-kota di Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional dalam hal pengelolaan destinasi wisata.

Standar kota wisata bersih yang diterapkan ASEAN sebenarnya tidak mudah untuk dicapai. Pemerintah daerah harus memastikan adanya sistem pengelolaan sampah yang efektif, fasilitas sanitasi yang memadai, ruang publik yang nyaman, serta partisipasi aktif masyarakat.

Keberhasilan Bukittinggi membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat lokal dapat menghasilkan lingkungan kota yang bersih dan ramah wisatawan.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata, terutama dalam hal kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.

Dorongan Bagi Pariwisata Indonesia

Prestasi Bukittinggi di ajang ASEAN Tourism Award 2026 juga memberikan dampak positif bagi citra pariwisata Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Pengakuan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga dikelola secara bertanggung jawab.

Bagi Bukittinggi sendiri, penghargaan ini menjadi momentum penting untuk terus menjaga kualitas kota serta meningkatkan pelayanan kepada wisatawan.

Dengan lingkungan yang bersih, budaya yang kaya, serta panorama alam yang memukau, Bukittinggi semakin mempertegas dirinya sebagai salah satu kota wisata unggulan di Indonesia sekaligus di Asia Tenggara.**DS

Baca juga artikel lainnya :

lisensi-ikm-untuk-rumah-makan-padang-di-jakarta