Sejarah Terukir: Kastil Windsor Gelar Buka Puasa Ramadan untuk Pertama Kalinya dalam 1.000 Tahun
Untuk pertama kalinya dalam satu milenium, Kastil Windsor, salah satu kediaman resmi Raja Charles dan bekas tempat tinggal Ratu Elizabeth II, menjadi saksi acara buka puasa bersama Ramadan.

Eksplora.id - Untuk pertama kalinya dalam satu milenium, Kastil Windsor, salah satu kediaman resmi Raja Charles dan bekas tempat tinggal Ratu Elizabeth II, menjadi saksi acara buka puasa bersama Ramadan. Lebih dari 350 umat Muslim berkumpul di St George’s Hall untuk berbuka puasa dalam suasana yang penuh kebersamaan dan toleransi. Minggu (03/03/2025).
Kastil Windsor Menjadi Simbol Inklusivitas
Acara ini diselenggarakan oleh Ramadan Tent Project, organisasi yang berfokus pada membangun pemahaman dan kesadaran tentang Ramadan melalui kegiatan inklusif. Salah satu momen paling bersejarah adalah lantunan azan yang menggema di aula megah Kastil Windsor. Aula ini, yang biasanya menjadi tempat jamuan kepala negara dan keluarga kerajaan, kini menjadi saksi kebersamaan lintas budaya dan agama.
Dukungan Kerajaan terhadap Keberagaman
Simon Maples, Direktur Operasional Wisata di Kastil Windsor, menegaskan bahwa acara ini mencerminkan visi Raja Charles yang mendukung keberagaman agama dan dialog lintas iman. "Raja Charles memiliki komitmen kuat terhadap inklusivitas dan kerukunan antarumat beragama. Buka puasa bersama ini adalah bagian dari semangat tersebut," ujar Maples. Sebagai pemimpin yang memiliki ketertarikan mendalam terhadap Islam dan peradaban Timur, Raja Charles telah lama menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap berbagai kepercayaan.
Partisipasi Berbagai Tokoh Lintas Agama
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pemuka agama, pemimpin komunitas Muslim, serta perwakilan organisasi yang mendukung persatuan dan keberagaman di Inggris. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa dialog lintas agama semakin mendapat tempat di jantung budaya Inggris, dengan Kerajaan memainkan peran aktif dalam mendorong harmoni antarumat beragama.
Hidangan Berbuka yang Mewakili Keberagaman Budaya
Menu berbuka puasa yang disajikan mencerminkan keberagaman budaya Muslim. Hidangan khas Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika Utara disajikan untuk para tamu, menghadirkan pengalaman kuliner yang mencerminkan kekayaan tradisi Ramadan di berbagai belahan dunia. Lebih dari sekadar santapan, acara ini menjadi ajang berbagi pengalaman spiritual dan kebudayaan yang mempererat hubungan antara komunitas Muslim dan masyarakat luas.
Momen Bersejarah untuk Masa Depan
Buka puasa ini bukan hanya menjadi peristiwa bersejarah, tetapi juga simbol keterbukaan dan penghormatan terhadap umat Muslim di Inggris. Acara ini memperkuat pesan persatuan dalam keberagaman yang telah lama dijunjung oleh Kerajaan Inggris. Banyak pihak berharap agar inisiatif serupa dapat terus berlanjut, mempererat hubungan antara komunitas Muslim dan berbagai kelompok agama lainnya di Inggris serta di seluruh dunia.
Dengan suksesnya acara ini, buka puasa di Kastil Windsor tahun ini tidak hanya menjadi peristiwa simbolis, tetapi juga langkah nyata dalam membangun kebersamaan dan harmoni di tengah keberagaman.
Baca juga artikel lainnya :
orang tua di solihull diminta menunda pembelian smartphone untuk anak-anak