Fahrul Nurkolis, Ilmuwan Muda Indonesia Raih Hak Paten Senyawa Antikanker dan Antidiabetes

Fahrul Nurkolis, S.Si, ilmuwan muda asal Jawa Timur, mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih hak paten untuk senyawa antikanker dan antidiabetes berbahan alami.

Mar 6, 2025 - 15:13
Mar 6, 2025 - 15:14
 0  12
Fahrul Nurkolis, Ilmuwan Muda Indonesia Raih Hak Paten Senyawa Antikanker dan Antidiabetes
sumber foto : gg

Eksplora.id - Fahrul Nurkolis, S.Si, ilmuwan muda asal Jawa Timur, mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih hak paten untuk senyawa antikanker dan antidiabetes berbahan alami. Tak hanya itu, ia juga menjadi delegasi termuda pada Nordic Nutrition Conference di Finlandia, sebuah forum ilmiah bergengsi di bidang nutrisi dan kesehatan. Atas inovasinya, riset yang dikembangkannya mendapat penghargaan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Terobosan Senyawa Antikanker dan Antidiabetes Berbahan Alami

Senyawa inovatif yang dikembangkan Fahrul berasal dari tiga bahan alami, yaitu:

  • Echinacea purpurea – Tanaman herbal yang telah dibudidayakan di Indonesia dan dikenal memiliki sifat imunostimulan, membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Anggur Laut – Tumbuhan pesisir yang kaya akan antioksidan, berperan dalam menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel.
  • Bawang Dayak – Tanaman asli Kalimantan yang mengandung flavonoid dan alkaloid, dikenal memiliki potensi sebagai agen antikanker dan pengatur kadar gula darah.

Fahrul menemukan bahwa kombinasi ketiga bahan ini memberikan efek sinergis dalam menghambat pertumbuhan sel kanker serta mengontrol kadar gula darah secara lebih efektif dibandingkan terapi konvensional. Hak paten yang ia peroleh membuka jalan bagi pengembangan pengobatan herbal yang lebih aman, terjangkau, dan berbasis kekayaan alam Indonesia.

Prestasi Internasional di Nordic Nutrition Conference

Sebagai ilmuwan muda yang inovatif, Fahrul terpilih menjadi delegasi termuda pada Nordic Nutrition Conference di Finlandia, sebuah konferensi ilmiah internasional yang membahas perkembangan terbaru dalam nutrisi, kesehatan, dan pengobatan berbasis herbal. Keikutsertaannya menempatkan nama Indonesia dalam jajaran ilmuwan dunia yang berkontribusi dalam penelitian kesehatan berbasis bahan alami.

Apresiasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Penghargaan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjadi bukti pengakuan atas dedikasi Fahrul dalam mengembangkan terapi herbal bagi penderita kanker dan diabetes. IDI menilai bahwa risetnya berpotensi menjadi solusi alternatif dalam penanganan penyakit degeneratif yang terus meningkat di Indonesia.

Masa Depan Pengobatan Herbal di Indonesia

Keberhasilan Fahrul Nurkolis menjadi bukti bahwa ilmuwan muda Indonesia mampu bersaing di kancah internasional dengan memanfaatkan kekayaan alam negeri sendiri. Dengan semakin berkembangnya penelitian di bidang fitoterapi, diharapkan inovasi ini dapat segera diimplementasikan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan industri kesehatan di Indonesia.

Baca juga artikel lainnya :

peluang bisnis kesehatan di tengah wabah hmpv