Seoul Berikan Subsidi Rp15 Juta bagi Pasangan yang Mendaftarkan Pernikahan di 2025
Pemerintah Metropolitan Seoul, Korea Selatan, mengumumkan program subsidi bagi pasangan yang mendaftarkan pernikahan mereka di kota tersebut selama tahun 2025.

Eksplora.id - Pemerintah Metropolitan Seoul, Korea Selatan, mengumumkan program subsidi bagi pasangan yang mendaftarkan pernikahan mereka di kota tersebut selama tahun 2025. Mengutip The Straits Times pada Senin, 10 Februari 2025, pemerintah akan memberikan bantuan sebesar 1 juta won atau sekitar Rp15 juta dalam bentuk uang tunai atau poin yang dapat digunakan di komunitas lokal.
Dukungan untuk Pasangan Baru
Program ini bertujuan membantu pasangan baru dalam membeli peralatan rumah tangga dan furnitur saat memulai kehidupan bersama. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Seoul untuk meningkatkan angka kelahiran, mengingat tren pernikahan dan kelahiran di Korea Selatan mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Syarat dan Ketentuan Subsidi Pernikahan
Untuk mendapatkan subsidi ini, pasangan harus memenuhi syarat berikut:
✔️ Mendaftarkan pernikahan di Seoul mulai 1 Januari 2025
✔️ Memiliki pendapatan kurang dari 150% pendapatan median, yaitu sekitar 5,89 juta won per bulan untuk rumah tangga beranggotakan dua orang pada tahun 2025
✔️ Diperkirakan 20.000 pasangan akan menerima manfaat dari program ini
Selain itu, pemerintah Seoul sedang mempertimbangkan untuk memperluas cakupan penerima subsidi hingga pasangan dengan pendapatan kurang dari 180% pendapatan median, atau sekitar 7,07 juta won per bulan untuk dua orang.
Strategi Seoul dalam Meningkatkan Angka Kelahiran
Kebijakan ini merupakan bagian dari program komprehensif yang mendukung perjodohan, pernikahan, kelahiran, hingga pengasuhan anak. Data dari Badan Statistik Nasional Korea menunjukkan bahwa pada Januari hingga November tahun lalu, jumlah kelahiran bayi di Seoul mencapai 38.568, meningkat 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Harapan dari Program Ini
Melalui subsidi ini, pemerintah Seoul berharap dapat mengurangi beban finansial pasangan baru, sekaligus mendorong lebih banyak pasangan untuk menikah dan memulai keluarga di Seoul.
Dengan adanya insentif ini, diharapkan tren pernikahan dan kelahiran di Korea Selatan dapat kembali meningkat, serta menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi keluarga muda.
Baca juga artikel lainnya :
arab saudi gelar pernikahan massal 300 pasang pengantin raih hadiah mobil dan rumah