Durian Gundul dari Lombok: Unik Tanpa Duri, Rasa Tetap Juara

Durian Gundul dari Lombok tampil tanpa duri tajam, berkulit halus, dan beraroma khas. Meski berbeda tampilan, cita rasanya tetap legit dan jadi buah unik yang mulai dilirik pecinta durian.

Jan 22, 2026 - 00:24
 0  4
Durian Gundul dari Lombok: Unik Tanpa Duri, Rasa Tetap Juara
sumber foto : gg

Eksplora.id - Jika mendengar kata durian, bayangan yang muncul biasanya adalah buah besar dengan kulit penuh duri tajam. Namun di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ada varietas durian yang justru tampil “menyimpang” dari pakemnya. Namanya Durian Gundul. Sesuai namanya, durian ini memiliki kulit relatif halus dengan duri yang sangat pendek, bahkan nyaris tidak terasa ketika disentuh.

Keunikan fisik inilah yang membuat Durian Gundul dari Lombok langsung mencuri perhatian. Banyak orang yang pertama kali melihatnya bahkan meragukan: apakah ini benar durian? Tapi begitu dibelah, keraguan itu langsung runtuh.

Asal-usul Durian Gundul Lombok

Durian Gundul tumbuh di beberapa wilayah Lombok dan dikenal oleh warga lokal sejak lama. Ia bukan hasil rekayasa modern, melainkan varietas lokal yang berkembang secara alami. Petani setempat menyebutnya sebagai durian “ramah tangan” karena bisa dipegang tanpa takut tertusuk duri.

Karakter unik ini diyakini muncul akibat adaptasi lingkungan dan faktor genetik alami. Meski belum sepopuler durian unggulan nasional seperti Musang King atau Montong, Durian Gundul memiliki identitas kuat sebagai durian khas Lombok.

Tampilan Boleh Berbeda, Rasa Tetap Durian

Jangan tertipu oleh kulitnya yang halus. Daging Durian Gundul tetap tebal, lembut, dan memiliki aroma durian yang khas. Rasanya cenderung manis legit dengan sedikit sentuhan pahit ringan, karakter yang justru dicari oleh pencinta durian sejati.

Tekstur dagingnya creamy dan tidak berair, membuatnya nyaman dimakan langsung tanpa meninggalkan rasa enek berlebihan. Bagi sebagian orang, Durian Gundul justru terasa lebih “bersih” di mulut dibandingkan durian berduri tajam.

Lebih Aman dan Praktis

Salah satu keunggulan Durian Gundul adalah faktor keamanannya. Tanpa duri tajam, risiko luka saat membawa, membuka, atau menyajikan durian menjadi jauh lebih kecil. Ini membuatnya lebih ramah untuk keluarga, termasuk anak-anak, dan cocok dijadikan buah konsumsi di rumah tanpa drama sarung tangan atau karung tebal.

Dari sisi distribusi, kulitnya yang tidak berduri tajam juga memudahkan proses pengemasan dan pengiriman. Potensi ini mulai dilirik sebagai peluang ekonomi baru bagi petani lokal Lombok.

Potensi Durian Lokal yang Terlupakan

Sayangnya, Durian Gundul masih kalah pamor dibandingkan varietas durian impor atau hasil budidaya populer. Padahal, keunikan bentuk dan cita rasanya punya nilai jual yang kuat, terutama di pasar wisata dan kuliner eksotis.

Jika dikembangkan secara serius, Durian Gundul bisa menjadi ikon buah khas Lombok, berdampingan dengan kekayaan alam dan budaya pulau ini. Bukan tidak mungkin, suatu hari durian tanpa duri ini justru menjadi incaran pasar premium karena kepraktisan dan keunikannya.

Durian Gundul, Bukti Alam Selalu Punya Kejutan

Durian Gundul dari Lombok mengingatkan kita bahwa alam tidak selalu mengikuti standar yang kita kenal. Tanpa duri bukan berarti kehilangan identitas. Justru dari keanehannya, buah ini menunjukkan bahwa kekayaan hayati Indonesia masih menyimpan banyak kejutan yang belum sepenuhnya dikenal.

Jadi, kalau suatu hari kamu melihat durian berkulit halus tanpa duri, jangan ragu. Bisa jadi itu Durian Gundul—durian Lombok yang tampil beda, tapi soal rasa tetap juara.**DS

Baca juga artikel lainnya :

abis-makan-durian-kok-disuruh-minum-air-dari-kulitnya-ini-penjelasan-di-baliknya