Kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) di Jawa Timur: Sinyal Positif bagi Kesejahteraan Petani dan Pertumbuhan Ekonomi
Jawa Timur mencatatkan kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP), sebuah indikator penting yang menunjukkan keseimbangan antara pendapatan petani dan biaya produksi serta kebutuhan hidup mereka.

Eksplora.id - Jawa Timur mencatatkan kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP), sebuah indikator penting yang menunjukkan keseimbangan antara pendapatan petani dan biaya produksi serta kebutuhan hidup mereka. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, per Juni 2024, NTP tercatat naik 1,85% dibanding bulan sebelumnya, dari 110,25 menjadi 112,30.
Kenaikan ini menjadi kabar baik karena menandakan bahwa harga hasil panen petani lebih tinggi dibandingkan biaya produksi dan konsumsi. Dengan daya beli yang meningkat, petani bisa lebih leluasa dalam mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Mengapa Kenaikan NTP Penting?
Menurut Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur, peningkatan NTP menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam mendukung sektor pertanian sudah mulai membuahkan hasil. "Kami terus berupaya memberikan subsidi pupuk, meningkatkan akses pasar bagi petani, serta mendorong penggunaan teknologi pertanian modern agar produktivitas semakin meningkat," ujarnya.
Kenaikan NTP ini juga menunjukkan bahwa sektor pertanian di Jawa Timur tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Dengan lebih dari 4 juta petani aktif, sektor ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan tetapi juga lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.
Tantangan yang Masih Dihadapi Petani
Meski tren NTP meningkat, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi petani, seperti:
- Harga Pupuk yang Fluktuatif – Meskipun ada subsidi, beberapa petani masih mengeluhkan harga pupuk yang mahal.
- Dampak Perubahan Iklim – Cuaca ekstrem dapat mempengaruhi hasil panen dan produksi pertanian.
- Akses Pasar yang Belum Merata – Sebagian petani masih kesulitan menjual hasil panennya dengan harga yang menguntungkan.
Menurut Sutrisno, seorang petani padi di Jombang, kenaikan NTP sangat membantu dalam meningkatkan pendapatannya. “Sekarang harga gabah lebih stabil, dan kami lebih mudah mendapatkan pupuk bersubsidi. Semoga kondisi ini terus membaik,” ungkapnya.
Bagaimana Mendukung Petani Lokal?
Agar NTP terus meningkat dan kesejahteraan petani semakin terjamin, diperlukan dukungan dari berbagai pihak. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain:
- Membeli Produk Lokal – Konsumsi hasil pertanian lokal untuk meningkatkan permintaan.
- Mendukung Kebijakan yang Pro-Petani – Mendorong pemerintah untuk memperbaiki akses permodalan dan distribusi hasil tani.
- Menerapkan Teknologi Pertanian – Petani perlu didukung dalam penggunaan teknologi agar produktivitas meningkat.
Kenaikan NTP di Jawa Timur adalah sinyal positif bagi kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan yang berkelanjutan, sektor pertanian bisa semakin maju, petani lebih sejahtera, dan ketahanan pangan tetap terjaga.
Baca juga artikel lainnya :