Thailand Siap Punya Disneyland Pertama di Asia Tenggara, Wacana Proyek Mulai Dibahas
Thailand tengah membahas rencana pembangunan Disneyland pertama di Asia Tenggara. Proyek ini digadang-gadang akan dibangun di kawasan Eastern Economic Corridor dekat Bangkok.
Eksplora.id - Pemerintah Thailand tengah membahas rencana ambisius untuk menghadirkan Disneyland pertama di Asia Tenggara. Wacana tersebut mencuat setelah adanya diskusi awal antara pemerintah Thailand dan Walt Disney Company terkait peluang pembangunan taman hiburan berskala internasional di negara tersebut.
Apabila rencana ini terealisasi, Disneyland Thailand tidak hanya menjadi yang pertama di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga akan tercatat sebagai Disneyland kelima di Asia.
Masih dalam Tahap Diskusi Awal
Hingga saat ini, rencana pembangunan Disneyland di Thailand masih berada pada tahap pembahasan dan penjajakan. Belum ada keputusan resmi maupun pengumuman dari pihak Walt Disney terkait realisasi proyek tersebut.
Diskusi yang berlangsung mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari potensi lokasi, kesiapan infrastruktur, dampak ekonomi, hingga skema investasi jangka panjang. Pemerintah Thailand disebut masih melakukan kajian menyeluruh sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Eastern Economic Corridor Jadi Lokasi Potensial
Berdasarkan informasi yang berkembang, kawasan Eastern Economic Corridor (EEC) disebut-sebut sebagai lokasi potensial pembangunan Disneyland. Kawasan ini terletak di wilayah timur Thailand dan memiliki akses strategis yang relatif dekat dengan Bangkok.
EEC merupakan kawasan ekonomi khusus yang dirancang untuk menarik investasi besar di sektor industri, teknologi, dan pariwisata. Infrastruktur yang terintegrasi, kedekatan dengan bandara internasional, serta dukungan kebijakan pemerintah menjadikan kawasan ini dinilai layak untuk proyek berskala global seperti Disneyland.
Berpotensi Menjadi Disneyland Kelima di Asia
Jika rencana tersebut terealisasi, Disneyland Thailand akan bergabung dengan jaringan taman hiburan Disney di Asia yang saat ini telah beroperasi, yaitu:
-
Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea di Jepang
-
Hong Kong Disneyland
-
Shanghai Disneyland di China
Kehadiran Disneyland di Thailand juga akan menandai ekspansi pertama Disney ke kawasan Asia Tenggara, yang selama ini belum memiliki taman hiburan resmi Disney.
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Nasional
Disneyland dikenal sebagai proyek dengan dampak ekonomi signifikan. Kehadirannya diyakini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, memperluas lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan sektor pendukung seperti perhotelan, transportasi, dan ekonomi kreatif.
Bagi Thailand, proyek ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional, khususnya setelah pandemi.
Asia Tenggara Dinilai Pasar Menjanjikan
Asia Tenggara dinilai sebagai kawasan dengan pertumbuhan wisata keluarga yang pesat. Populasi besar, meningkatnya daya beli masyarakat, serta tingginya minat terhadap hiburan keluarga menjadikan wilayah ini pasar potensial bagi Disney.
Thailand, dengan pengalaman panjang sebagai destinasi wisata internasional, dinilai memiliki kesiapan infrastruktur dan sumber daya yang relatif matang untuk mendukung proyek berskala besar tersebut.
Tantangan dan Proses Panjang
Meski wacana ini disambut antusias, sejumlah tantangan masih membayangi, mulai dari nilai investasi yang besar, aspek tata ruang dan lingkungan, hingga proses negosiasi yang kompleks dengan pihak Disney.
Oleh karena itu, realisasi pembangunan Disneyland di Thailand diperkirakan masih membutuhkan waktu dan tahapan yang panjang sebelum benar-benar terwujud.
Rencana pembangunan Disneyland di Thailand masih berada pada tahap awal pembahasan. Namun, wacana ini mencerminkan ambisi Thailand untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Jika terealisasi, proyek ini berpotensi menjadi tonggak baru industri pariwisata dan hiburan di Asia Tenggara.**DS
Baca juga artikel lainnya :
rupiah-melemah-terhadap-baht-thailand-tekanan-mata-uang-regional-kian-terlihat

