Dari Pos Jaga ke Rekor Nasional: Khoirul Anam, Satpam BRI yang Menorehkan Prestasi Akademik MURI

Khoirul Anam, satpam BRI Jakarta Tanjung Priok, mencetak rekor MURI sebagai satpam dengan karya ilmiah terbanyak, membuktikan dedikasi lapangan bisa sejalan dengan prestasi akademik.

Feb 5, 2026 - 18:45
 0  2
Dari Pos Jaga ke Rekor Nasional: Khoirul Anam, Satpam BRI yang Menorehkan Prestasi Akademik MURI
Sumber foto : Instagram

Eksplora.id - Siapa bilang profesi satuan pengamanan (Satpam) hanya berkutat pada tugas menjaga gerbang, mengatur antrean, atau memastikan keamanan gedung? Khoirul Anam, S.M., S.Pd., M.M., CHRMP, membuktikan bahwa dedikasi di lapangan dapat berjalan beriringan dengan prestasi akademik yang luar biasa.

Bertugas sebagai Satpam di BRI Kantor Cabang Jakarta Tanjung Priok melalui PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), sosok yang akrab disapa Pak Anam ini baru saja menorehkan sejarah nasional. Ia dinobatkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Satpam dengan Karya Ilmiah Terbanyak di Indonesia.

Prestasi yang Lahir dari Ketekunan

Rekor MURI yang diraih Khoirul Anam bukan hasil kerja instan. Di balik seragam Satpam yang dikenakannya setiap hari, tersimpan kebiasaan membaca, menulis, dan meneliti yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun.

Di sela jadwal kerja yang menuntut kedisiplinan dan kewaspadaan tinggi, Pak Anam tetap menyempatkan diri menulis karya ilmiah, artikel akademik, hingga kajian manajemen sumber daya manusia dan keamanan. Karya-karyanya tidak hanya menjadi arsip pribadi, tetapi juga dipublikasikan dan digunakan sebagai referensi di berbagai forum ilmiah.

Prestasi ini menjadikannya sosok langka: seorang petugas keamanan lapangan yang produktif dalam dunia akademik.

Pendidikan Tinggi di Balik Seragam Lapangan

Gelar akademik yang disandang Khoirul Anam mencerminkan keseriusannya dalam dunia pendidikan. Ia menyandang gelar Sarjana Manajemen (S.M.), Sarjana Pendidikan (S.Pd.), Magister Manajemen (M.M.), serta sertifikasi profesional Certified Human Resource Management Professional (CHRMP).

Bagi Pak Anam, pendidikan bukanlah alat untuk meninggalkan profesinya, melainkan sarana untuk memperkuat kualitas diri dalam menjalani peran sebagai Satpam profesional. Ia memandang keamanan bukan sekadar tugas fisik, tetapi juga bidang yang membutuhkan analisis, manajemen risiko, dan pemahaman perilaku manusia.

Satpam sebagai Intelektual Lapangan

Melalui prestasi ini, Khoirul Anam menghadirkan wajah baru profesi Satpam di Indonesia. Ia menunjukkan bahwa Satpam dapat menjadi intelektual lapangan—mereka yang bekerja langsung di garda depan keamanan, namun juga mampu berpikir kritis, menulis, dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu.

Karyanya banyak mengulas tema kepemimpinan, etika profesi, pengelolaan sumber daya manusia, serta peran keamanan dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan aman. Hal ini menjadikan kontribusinya relevan tidak hanya bagi dunia pengamanan, tetapi juga bagi institusi dan masyarakat luas.

Inspirasi bagi Pekerja di Seluruh Indonesia

Penghargaan MURI yang diraih Pak Anam bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga pesan kuat bagi jutaan pekerja Indonesia. Bahwa latar belakang profesi tidak membatasi seseorang untuk berprestasi, berkarya, dan diakui secara nasional.

Di tengah tantangan hidup dan tuntutan pekerjaan, kisah Khoirul Anam menjadi bukti bahwa semangat belajar dan disiplin dapat membuka jalan menuju pencapaian yang tak terduga.

Mengubah Cara Pandang terhadap Profesi

Prestasi ini diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap profesi Satpam. Dari sekadar penjaga keamanan, menjadi profesi yang memiliki ruang berkembang, berintelektual, dan berkontribusi nyata dalam kemajuan organisasi dan bangsa.

Dari pos jaga menuju rekor nasional, perjalanan Khoirul Anam menegaskan satu hal penting: pengabdian tidak pernah membatasi mimpi, justru bisa menjadi fondasi untuk prestasi yang lebih besar.**DS

Baca juga artikel lainnya :

perpustakaan-nasional-indonesia-perpustakaan-tertinggi-di-dunia-di-tengah-tantangan-literasi