Ayam Berkaki Besar, Kebanggaan Warga Vietnam yang Unik dan Bernilai Tinggi

Ayam berkaki besar khas Vietnam atau ayam Dong Tao menjadi kebanggaan warga lokal karena keunikan fisik dan nilai budayanya.

Feb 4, 2026 - 01:26
 0  2
Ayam Berkaki Besar, Kebanggaan Warga Vietnam yang Unik dan Bernilai Tinggi
Sumber foto : Instagram

Eksplora.id - Vietnam memiliki kekayaan kuliner tradisional yang tidak hanya menonjol dari sisi rasa, tetapi juga keunikan bentuk. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah ayam berkaki besar yang dikenal dengan nama ayam Dong Tao. Unggas ini sering dianggap “aneh” oleh orang luar karena ukuran kakinya yang tidak lazim. Namun bagi masyarakat Vietnam, ayam Dong Tao justru menjadi kebanggaan lokal dan simbol kemewahan, dengan harga yang dapat mencapai 30.000.000 dong Vietnam atau sekitar Rp19 juta per ekor.

Ayam Dong Tao berasal dari Desa Dong Tao, Provinsi Hung Yen, wilayah di Vietnam utara yang terletak tidak jauh dari Hanoi. Ayam ini telah dibudidayakan secara turun-temurun selama ratusan tahun dan memiliki nilai sejarah yang kuat dalam tradisi setempat.

Kaki Besar yang Menjadi Ciri Khas

Ciri paling mencolok dari ayam Dong Tao adalah kakinya yang sangat besar, tebal, dan bersisik kasar. Dalam beberapa kasus, diameter kaki ayam jantan dewasa bisa menyerupai pergelangan tangan manusia dewasa. Tubuh ayam ini pun relatif besar, dengan bobot mencapai 4 hingga 6 kilogram.

Meski tampak tidak proporsional, justru bagian kaki itulah yang dianggap paling bernilai. Dalam kuliner tradisional Vietnam, kaki ayam Dong Tao dikenal memiliki tekstur kenyal dan rasa khas, sehingga sering diolah sebagai sajian istimewa.

Dari Hidangan Bangsawan hingga Sajian Premium

Secara historis, ayam Dong Tao bukan ayam konsumsi harian. Pada masa lalu, unggas ini hanya disajikan untuk keluarga kerajaan, bangsawan, dan pejabat tinggi. Hingga kini, ayam berkaki besar tersebut masih kerap dihidangkan dalam acara penting seperti perayaan Tahun Baru Imlek (Tet), pernikahan, dan jamuan kehormatan.

Kelangkaan, nilai budaya, serta tingkat kesulitan budidayanya membuat harga ayam Dong Tao tergolong tinggi. Di pasaran Vietnam, ayam berkualitas tinggi dapat dihargai hingga 30 juta dong Vietnam, yang setara dengan sekitar Rp19 juta, tergantung ukuran kaki, usia, dan kemurnian ras.

Sulit Dibudidayakan, Produksi Terbatas

Ayam Dong Tao dikenal tidak mudah dibudidayakan. Pertumbuhannya relatif lambat dan ayam ini cukup sensitif terhadap perubahan lingkungan. Kaki besarnya juga membuat ayam rentan cedera jika kandang tidak dirancang khusus.

Karena itu, peternakan ayam Dong Tao umumnya masih dilakukan secara tradisional dan dalam skala terbatas, terutama di daerah asalnya. Proses pemeliharaan bisa memakan waktu hingga satu tahun untuk menghasilkan ayam dengan kualitas premium.

Simbol Budaya dan Daya Tarik Wisata

Dalam beberapa tahun terakhir, ayam Dong Tao semakin dikenal luas melalui media sosial dan liputan internasional. Banyak wisatawan datang ke Hung Yen untuk melihat langsung ayam berkaki besar ini, sekaligus mempelajari warisan budaya kuliner Vietnam.

Bagi masyarakat setempat, ayam Dong Tao bukan sekadar hewan ternak bernilai ekonomi, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan budaya lokal yang terus dijaga hingga kini.**DS

Baca juga artikel lainnya :

awalnya-bareng-bisnis-ini-berakhir-saingan