Kabar Baik dari Berbagai Penjuru Dunia yang Jarang Disorot
Sejumlah kabar baik datang dari berbagai negara, mulai dari perlindungan satwa, larangan rokok lintas generasi, hingga energi bersih dan kesehatan publik yang jarang mendapat sorotan.
Eksplora.id - Di tengah derasnya arus berita negatif, sejumlah kabar baik dari berbagai belahan dunia justru luput dari perhatian publik. Mulai dari perlindungan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga inovasi sosial, berbagai negara mengambil langkah nyata demi masa depan yang lebih berkelanjutan dan manusiawi.
Berikut rangkuman kabar baik dari dunia yang patut mendapat perhatian.
Meksiko Larang Pertunjukan Lumba-Lumba
Pemerintah Meksiko secara resmi melarang penggunaan lumba-lumba dan mamalia laut lainnya untuk pertunjukan hiburan. Kebijakan ini tertuang dalam amendemen terbaru Undang-Undang Satwa Liar.
Tak hanya melarang pertunjukan, aturan ini juga menghentikan praktik pengembangbiakan hewan laut dalam penangkaran untuk tujuan pariwisata dan hiburan. Langkah ini dinilai sebagai kemajuan besar dalam perlindungan satwa laut dan etika industri wisata.
Maladewa Terapkan Larangan Rokok Lintas Generasi
Maladewa mencatat sejarah sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan larangan generasional terhadap rokok. Aturan ini melarang siapa pun yang lahir setelah 1 Januari 2007 untuk membeli produk tembakau.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis menuju generasi bebas tembakau, dengan fokus pencegahan jangka panjang dibandingkan pendekatan represif.
Polinesia Prancis Bentuk Kawasan Laut Terbesar di Dunia
Polinesia Prancis mengumumkan pembentukan kawasan perlindungan laut terbesar di dunia dengan luas hampir 5 juta kilometer persegi.
Wilayah konservasi ini bertujuan melindungi terumbu karang, spesies laut, dan ekosistem samudra yang rentan terhadap perubahan iklim dan eksploitasi berlebihan.
Fiji Bebas Trakhoma, Penyebab Utama Kebutaan
Fiji menjadi negara ke-26 di dunia yang berhasil menghilangkan trakhoma, penyakit infeksi yang menjadi penyebab utama kebutaan.
Keberhasilan ini dicapai melalui inisiatif komunitas jangka panjang, peningkatan sanitasi, serta layanan kesehatan yang konsisten dengan dukungan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Malta Gratiskan Gym untuk Anak Muda
Dalam anggaran 2026, pemerintah Malta mengumumkan kebijakan keanggotaan gym gratis selama enam bulan bagi seluruh remaja dan pemuda usia 16–21 tahun.
Program ini bertujuan mendorong gaya hidup aktif, meningkatkan kesehatan mental, serta membangun kebiasaan sehat sejak usia muda.
Austria Sulap Menara Listrik Jadi Karya Seni
Melalui proyek Austria Power Giants, menara listrik di Austria diubah menjadi patung hewan raksasa yang merepresentasikan fauna lokal.
Inisiatif ini menggabungkan seni dan rekayasa, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih menghargai alam dan keanekaragaman hayati.
Kolombia Perluas Armada Bus Listrik
Kolombia kini mengoperasikan lebih dari 1.600 bus listrik, dengan sebagian besar beroperasi di ibu kota Bogotá.
Capaian ini menjadikan Bogotá sebagai kota dengan armada bus listrik terbesar kedua di Amerika Latin, sekaligus berkontribusi signifikan dalam pengurangan polusi udara perkotaan.
Australia Bagikan Listrik Tenaga Surya Gratis
Mulai Juli 2026, keluarga di beberapa wilayah Australia akan menerima tiga jam listrik tenaga surya gratis per hari, bahkan bagi rumah tangga yang tidak memiliki panel surya.
Program bertajuk Solar Sharer ini dirancang untuk menekan biaya energi rumah tangga dan memperluas akses energi bersih.
Etiopia Tanam Puluhan Miliar Pohon
Inisiatif Green Legacy di Etiopia telah menanam lebih dari 32 miliar pohon sejak 2019, dengan target mencapai 50 miliar pohon pada 2026.
Program ini menjadi salah satu upaya restorasi lingkungan terbesar di dunia untuk memulihkan lahan kritis dan melawan dampak perubahan iklim.
Harapan yang Nyata
Berbagai langkah ini membuktikan bahwa perubahan positif terus terjadi di berbagai penjuru dunia. Meski jarang menjadi headline utama, kebijakan dan inisiatif tersebut menghadirkan harapan nyata bagi masa depan manusia, lingkungan, dan generasi mendatang.**DS
Baca juga artikel lainnya :
indonesia-pernah-jadi-kiblat-dunia-kesehatan-kisah-dr-raden-kodijat-yang-bikin-who-tercengang

