Mengapa Tahi Cicak Berwarna Hitam dan Putih? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tahi cicak memiliki warna hitam dan putih yang khas. Fenomena ini bukan kebetulan, melainkan berkaitan dengan sistem pencernaan dan cara tubuh cicak membuang sisa metabolisme.

Feb 4, 2026 - 09:16
 0  0
Mengapa Tahi Cicak Berwarna Hitam dan Putih? Ini Penjelasan Ilmiahnya
sumber foto : gg

Eksplora.id - Cicak adalah hewan kecil yang sangat akrab dengan kehidupan manusia, terutama di rumah-rumah. Meski sering terlihat merayap di dinding atau langit-langit, cicak tetap menyimpan banyak hal menarik untuk dipelajari. Salah satu yang paling sering membuat anak-anak bertanya adalah bentuk dan warna kotorannya yang unik, yaitu hitam dengan ujung putih. Mengapa bisa seperti itu?

Ternyata, warna kotoran cicak tidak muncul begitu saja. Ada proses ilmiah di dalam tubuh cicak yang membuat kotorannya terlihat berbeda dari hewan lain.

Proses Pencernaan Cicak yang Berbeda

Cicak termasuk hewan pemakan serangga, seperti nyamuk, lalat, dan laron. Makanan ini dicerna di dalam perut cicak, lalu diambil sari-sarinya sebagai sumber energi. Sisa makanan yang tidak dibutuhkan tubuh akan dikeluarkan sebagai kotoran.

Bagian kotoran yang berwarna hitam adalah sisa makanan yang telah dicerna. Warna hitam ini mirip dengan kotoran banyak hewan lain karena berasal dari sisa zat padat yang tidak bisa diserap oleh tubuh.

Dari Mana Warna Putih Itu Berasal?

Bagian putih pada kotoran cicak bukanlah sisa makanan. Warna putih tersebut sebenarnya adalah zat sisa dari urine atau air kencing cicak. Namun, cicak tidak mengeluarkan urine dalam bentuk cair seperti manusia.

Tubuh cicak menghasilkan zat bernama asam urat. Asam urat ini dikeluarkan dalam bentuk padat atau setengah padat berwarna putih. Inilah yang terlihat menempel di ujung kotoran cicak.

Proses ini membantu cicak menghemat air, karena cicak hidup di lingkungan yang sering kali panas dan kering. Dengan cara ini, cicak tetap bisa bertahan hidup tanpa kehilangan banyak cairan tubuh.

Adaptasi Cerdas untuk Bertahan Hidup

Cara cicak mengeluarkan kotoran menunjukkan bahwa hewan kecil ini memiliki sistem tubuh yang sangat efisien. Menggabungkan sisa makanan dan sisa urine dalam satu kotoran membuat tubuh cicak bekerja lebih hemat energi dan air.

Adaptasi seperti ini juga dimiliki oleh hewan lain, seperti burung dan reptil, yang hidup di lingkungan dengan ketersediaan air terbatas.

Mengapa Penting Dipelajari oleh Anak Sekolah?

Mempelajari hal sederhana seperti kotoran cicak membantu anak-anak memahami bahwa ilmu pengetahuan bisa ditemukan di sekitar kita. Dari cicak di dinding rumah, anak-anak dapat belajar tentang sistem pencernaan, cara makhluk hidup beradaptasi, dan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Ilmu pengetahuan tidak selalu harus dipelajari dari buku tebal. Kadang, jawaban menarik justru ada pada hal-hal kecil yang sering kita anggap sepele.

Cicak dan Perannya di Lingkungan Rumah

Selain unik, cicak juga memiliki peran penting. Dengan memakan serangga, cicak membantu mengurangi jumlah nyamuk dan hama kecil di rumah. Meski sering dianggap mengganggu, cicak sebenarnya termasuk hewan yang bermanfaat bagi manusia.

Dengan memahami kehidupan cicak, anak-anak diharapkan bisa belajar untuk lebih menghargai makhluk hidup di sekitarnya.**DS

Baca juga artikel lainnya :

kalajengking-makhluk-tangguh-yang-menyimpan-misteri-alam