WNI Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Bus Jamaah Umrah di Madinah-Makkah

Sebanyak enam warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan bus dalam perjalanan ibadah umrah di jalan lintas Madinah-Makkah, Arab Saudi, pada Kamis (20/3).

Mar 21, 2025 - 23:53
 0  8
WNI Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Bus Jamaah Umrah di Madinah-Makkah
Sumber foto : Antara

Eksplora.id - Sebanyak enam warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan bus dalam perjalanan ibadah umrah di jalan lintas Madinah-Makkah, Arab Saudi, pada Kamis (20/3). Kecelakaan ini terjadi di Wadi Qudaid, sekitar 150 km di utara Jeddah, dan melibatkan total 20 jamaah umrah asal Indonesia.

Menurut Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Judha Nugraha, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menerima laporan insiden ini pada pukul 13:30 waktu setempat (17:30 WIB).

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan laporan awal, bus yang mengangkut jamaah umrah asal Indonesia diduga mengalami kendala teknis sebelum akhirnya mengalami kecelakaan di Wadi Qudaid. Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa bus kehilangan kendali sebelum terguling. Tim penyelamat setempat segera dikerahkan untuk mengevakuasi para korban.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, memastikan bahwa kecelakaan bus yang membawa 20 jamaah umrah WNI di jalan lintas Madinah-Makkah pada Kamis bukan merupakan kecelakaan tunggal.

Menurut Konsul Jenderal Yusron Ambary, berdasarkan informasi awal yang didapatkan pihaknya, kecelakaan yang mengakibatkan wafatnya 6 WNI dalam rombongan umrah tersebut terjadi saat bus nahas tersebut tiba-tiba disalip kendaraan lain.

Berikut penjelasan kronologi dari Konsul Jenderal Yusron Ambary.

“Total WNI jamaah umrah yang menjadi korban dalam kecelakaan adalah 20 orang, enam di antaranya meninggal dunia dan sisanya mengalami luka-luka,” ujar Judha dalam keterangannya.

Penanganan Korban Luka dan Evakuasi

Para korban luka-luka segera dilarikan ke rumah sakit di Arab Saudi untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak KJRI Jeddah berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan para korban mendapatkan layanan kesehatan yang optimal. Beberapa korban yang mengalami luka ringan telah diperbolehkan kembali ke penginapan, sementara korban dengan luka berat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Kami memastikan bahwa seluruh korban yang selamat mendapatkan perawatan yang diperlukan. Pemerintah Indonesia melalui KJRI Jeddah juga berupaya untuk memberikan bantuan bagi keluarga korban yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kondisi sanak saudara mereka,” tambah Judha.

Proses Identifikasi dan Pemulangan Jenazah

KJRI Jeddah tengah melakukan proses identifikasi terhadap enam WNI yang meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Pemerintah Indonesia juga bekerja sama dengan otoritas Arab Saudi untuk mempercepat pemulangan jenazah ke tanah air. Keluarga korban telah diberitahu mengenai kejadian ini, dan pemerintah berkomitmen untuk memfasilitasi pemulangan jenazah secepat mungkin.

Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan oleh otoritas Arab Saudi. Dugaan awal mengarah pada faktor teknis kendaraan atau kondisi jalan. Otoritas setempat bersama KJRI Jeddah terus berkoordinasi guna mendapatkan kejelasan terkait insiden ini.

Imbauan bagi Jamaah Umrah

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi jamaah umrah untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan dan memastikan keamanan transportasi yang digunakan selama berada di Arab Saudi. Pemerintah Indonesia mengimbau para jamaah untuk memilih layanan transportasi resmi yang memiliki standar keselamatan tinggi guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, KJRI Jeddah terus memantau perkembangan situasi dan memberikan pendampingan bagi para korban serta keluarga yang terdampak.

Baca juga artikel lainnya :

arab saudi gelar pernikahan massal 300 pasang pengantin raih hadiah mobil dan rumah