Gaji Rata-Rata di Singapura 2024: Rp62 Juta per Bulan, 13 Kali Lipat UMP Indonesia

Singapura tetap menjadi salah satu negara dengan standar gaji tertinggi di Asia Tenggara. Pada tahun 2024, rata-rata gaji bulanan di negara ini mencapai Rp62 juta.

Feb 27, 2025 - 23:31
 0  9
Gaji Rata-Rata di Singapura 2024: Rp62 Juta per Bulan, 13 Kali Lipat UMP Indonesia
Sumber foto : Istock

Eksplora.id - Singapura tetap menjadi salah satu negara dengan standar gaji tertinggi di Asia Tenggara. Pada tahun 2024, rata-rata gaji bulanan di negara ini mencapai Rp62 juta. Angka ini sekitar 13 kali lebih tinggi dibandingkan Upah Minimum Provinsi (UMP) di Indonesia, yang berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta.

Kebijakan Ketenagakerjaan dan Upah di Singapura

Dengan populasi sekitar 5,5 juta jiwa, Singapura menerapkan kebijakan ketenagakerjaan yang memastikan upah kompetitif bagi para pekerja. Bahkan, pada awal 2023, upah minimum di Singapura tercatat mencapai Rp78,8 juta per bulan, jauh melampaui standar upah di kawasan Asia Tenggara lainnya.

Singapura juga memiliki sistem kesejahteraan tenaga kerja yang ketat, termasuk skema Central Provident Fund (CPF) yang memastikan dana pensiun dan tunjangan bagi pekerja tetap terjamin. Selain itu, kebijakan terkait pajak penghasilan di Singapura lebih kompetitif dibandingkan banyak negara lain, menarik banyak profesional berkualitas.

Daya Tarik Gaji Tinggi bagi WNI

Perbedaan mencolok dalam besaran gaji ini menjadi daya tarik bagi banyak warga negara Indonesia (WNI) yang ingin meningkatkan kesejahteraan ekonominya dengan bekerja atau pindah ke Singapura. Data menunjukkan bahwa dari tahun 2019 hingga April 2023, sebanyak 4.241 WNI telah resmi menjadi warga negara Singapura. Khusus pada tahun 2022 saja, tercatat ada 1.091 WNI yang berpindah kewarganegaraan.

Banyak WNI yang bekerja di sektor-sektor dengan permintaan tinggi, seperti teknologi informasi, keuangan, dan jasa profesional. Program visa kerja yang fleksibel juga memberikan peluang bagi tenaga kerja asing untuk berkarier di Singapura.

Faktor Pendukung Tingginya Gaji di Singapura

Tingginya gaji di Singapura didorong oleh berbagai faktor, termasuk:

  • Produktivitas tenaga kerja yang tinggi

  • Kebijakan ekonomi yang pro-investasi

  • Kehadiran industri bernilai tambah besar seperti teknologi, keuangan, dan bioteknologi

  • Fasilitas pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas

Di sisi lain, meskipun UMP di Indonesia terus mengalami kenaikan setiap tahunnya, selisih yang signifikan dengan gaji rata-rata di Singapura masih menjadi tantangan bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bersaing di pasar kerja global.

Tantangan bagi WNI yang Ingin Pindah ke Singapura

Dengan perbedaan gaji yang mencolok, tak heran jika banyak WNI tertarik untuk mencari peluang kerja atau bahkan berpindah kewarganegaraan ke Singapura. Namun, ada beberapa tantangan yang perlu dipertimbangkan, seperti:

  • Biaya hidup yang tinggi

  • Persyaratan ketat untuk memperoleh kewarganegaraan

  • Persaingan ketat dengan tenaga kerja asing lainnya

  • Kebijakan imigrasi yang terus diperbarui sesuai dengan kebutuhan ekonomi negara

Bagi WNI yang ingin bekerja atau menetap di Singapura, memahami kebijakan imigrasi serta persaingan tenaga kerja menjadi kunci untuk mengambil keputusan yang tepat. Selain itu, penting bagi calon pekerja untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan industri di Singapura agar memiliki daya saing yang lebih baik.

Baca juga artikel lainnya :

perekonomian brunei darussalam 90 persen bergantung pada minyak dan gas