Tengkawang Butter: Minyak Nabati Bernilai Tinggi dari Hutan Kalimantan
Tengkawang butter atau mentega tengkawang adalah minyak nabati yang diekstrak dari biji pohon tengkawang (Shorea spp.), yang banyak ditemukan di hutan hujan Kalimantan.

Eksplora.id - Tengkawang butter atau mentega tengkawang adalah minyak nabati yang diekstrak dari biji pohon tengkawang (Shorea spp.), yang banyak ditemukan di hutan hujan Kalimantan. Produk alami ini memiliki berbagai manfaat, mulai dari bahan kosmetik hingga industri pangan, dan menjadi komoditas berharga bagi masyarakat lokal.
Asal Usul dan Proses Pembuatan
Tengkawang berasal dari pohon-pohon dalam genus Shorea, khususnya Shorea stenoptera. Pohon ini tumbuh subur di hutan Kalimantan dan mulai berbuah setelah berusia sekitar 10 tahun. Biji tengkawang dikumpulkan oleh masyarakat sekitar, kemudian dikeringkan dan diproses melalui metode pengepresan atau ekstraksi untuk menghasilkan minyak nabati yang dikenal sebagai tengkawang butter.
Kandungan dan Manfaat
Tengkawang butter memiliki tekstur padat pada suhu ruang, mirip dengan cocoa butter. Kandungan asam lemaknya yang tinggi, seperti asam stearat dan asam oleat, membuatnya memiliki manfaat sebagai berikut:
-
Kosmetik dan Perawatan Kulit
-
Sebagai pelembap alami yang mampu menjaga kelembapan kulit.
-
Mengandung antioksidan yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas.
-
Bahan alami dalam pembuatan lip balm, sabun, dan lotion.
-
-
Industri Pangan
-
Bisa digunakan sebagai pengganti cocoa butter dalam pembuatan cokelat dan makanan olahan lainnya.
-
Memiliki rasa netral dan bebas kolesterol, sehingga lebih sehat dibandingkan lemak hewani.
-
-
Farmasi dan Pengobatan Tradisional
-
Dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu meredakan iritasi kulit.
-
Digunakan dalam ramuan tradisional untuk mengobati luka ringan.
-
Keberlanjutan dan Pelestarian
Meskipun tengkawang memiliki nilai ekonomi tinggi, eksploitasi yang tidak terkendali dapat mengancam keberlanjutan pohonnya. Pohon Shorea termasuk dalam kategori yang rentan akibat deforestasi dan konversi lahan hutan menjadi perkebunan. Oleh karena itu, diperlukan upaya konservasi dan pengelolaan lestari, termasuk:
-
Penanaman kembali pohon tengkawang di habitat aslinya.
-
Pelatihan masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan yang berkelanjutan.
-
Peningkatan nilai jual tengkawang butter melalui produk olahan yang lebih bernilai tinggi.
Tengkawang butter adalah salah satu kekayaan alam Indonesia yang memiliki banyak manfaat di berbagai industri. Dengan pengelolaan yang baik, pemanfaatannya tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal tetapi juga mendukung pelestarian hutan tropis. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mendukung produk berbasis tengkawang yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca juga artikel lainnya :