Singapura Raih Posisi Teratas Pemegang Paspor Terkuat di Dunia

Eksplora.id - Singapura kembali meraih penghargaan sebagai negara dengan paspor paling kuat di dunia pada Henley Passport Index 2025, yang disusun oleh konsultan migrasi Henley & Partners. Hal ini menegaskan mobilitas global luar biasa serta kemitraan internasional yang luas, memberikan warga Singapura kemudahan perjalanan yang tak tertandingi. Pada tahun 2024, Singapura berada antara enam negara yang berbagi posisi teratas, bersama dengan negara-negara kuat lainnya seperti Jepang dan sejumlah negara Eropa. Namun, dalam peringkat 2025, Singapura berhasil meraih posisi puncak secara mutlak, yang mencerminkan ekspansi jumlah tujuan destinasi warganya tanpa visa atau dengan kebijakan visa-on-arrival. Indeks ini, yang dberdasarkan pada data dari International Air Transport Association (IATA), menyoroti semakin banyaknya akses bagi para pelancong Singapura ke 194 destinasi seluruh dunia.
Metodologi Henley Passport Index
Henley Passport Index, yang dianggap sebagai peringkat utama untuk dokumen perjalanan global, mengukur kekuatan paspor berdasarkan jumlah destinasi yang dapat diakses oleh pemegangnya tanpa visa terlebih dahulu. Namun, selain akses tanpa visa, beberapa faktor lain juga berperan dalam peringkat ini, seperti kesepakatan diplomatik, hubungan bilateral, dan kebijakan imigrasi internasional. Pemahaman ini memberi gambaran lebih jelas mengapa Singapura dan negara-negara lainnya bisa meraih posisi teratas.
Perubahan dalam Peringkat
Pergeseran posisi Singapura yang sebelumnya berbagi posisi pertama dengan negara-negara lain pada 2024 menjadi satu-satunya pemegang posisi teratas pada 2025 menarik perhatian banyak pihak. Faktor yang mendorong perubahan ini termasuk perluasan kebijakan visa yang lebih bebas dan hubungan diplomatik yang semakin kuat dengan berbagai negara, yang memungkinkan warga Singapura untuk menjelajahi lebih banyak tujuan tanpa batasan. Sementara itu, Jepang yang sebelumnya menjadi juara bertahan, kali ini menduduki posisi kedua dengan akses bebas visa ke 193 destinasi. Meskipun kehilangan posisi nomor satu, Jepang tetap menunjukkan pengaruh diplomatik yang besar di panggung dunia.
Posisi Negara Lain
Selain Singapura dan Jepang, negara Eropa serta Selandia Baru dan Korea Selatan mempertahankan posisi berkat kesepakatan internasional yang kuat. Negara-negara Eropa, yang terkenal dengan kebijakan visa Schengen, terus menawarkan kebebasan perjalanan yang luas baik di benua Eropa maupun luar Eropa.
Tantangan dan Kritik terhadap Henley Passport Index
Meskipun Henley Passport Index diakui secara luas, ada beberapa kritik terkait dengan ketepatan peringkat ini dalam mencerminkan kenyataan global. Beberapa negara mungkin memiliki paspor kuat dalam kemudahan perjalanan, tetapi faktor seperti ekonomi dan sosial juga berdampak dari paspor mereka. Selain itu, negara dengan paspor kuat tidak selalu mencerminkan imigrasi yang lebih ramah, khususnya bagi yang berdomisili di luar negara.
Dampak terhadap Warga Singapura
Pencapaian Singapura sebagai pemegang paspor terkuat tidak hanya berpengaruh pada peringkat internasional, tetapi juga bagi warga negaranya. Mereka menikmati kebebasan untuk bepergian tanpa banyak hambatan, membuka peluang bagi pengembangan di luar negeri. Hal ini juga memperkuat posisi Singapura sebagai hub global untuk perdagangan, pariwisata, dan diplomasi.
Singapura dan Strategi Diplomatiknya
Posisi teratas Singapura dalam indeks ini juga mencerminkan upaya konsisten negara ini dalam membangun hubungan internasional yang strategis. Singapura memiliki kebijakan luar negeri yang fokus pada kemitraan global dan meningkatkan aksesibilitas warganya ke berbagai belahan dunia. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa negara kecil dapat memanfaatkan diplomasi dan kebijakan yang bijak untuk memberikan manfaat besar bagi masyarakatnya. Pencapaian ini menegaskan kembali status Singapura sebagai pusat global perdagangan, pariwisata, dan diplomasi, serta memperkuat posisi negara di dunia internasional.