Dollar Anjlok di Google, BI Pastikan Kurs Tetap Stabil

Eksplora.id - Masyarakat Indonesia dikejutkan oleh informasi yang menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp8.170 per dolar AS. Informasi ini muncul saat pengguna mencari "USD to IDR" di Google, yang menampilkan hasil tersebut. Sabtu (01/02/2025).
Perbedaan Data dengan Bank Indonesia
Namun, data resmi dari Bank Indonesia per 31 Januari 2025 mencatat kurs tengah rupiah berada di Rp16.312 per dolar AS. Perbedaan signifikan ini menimbulkan spekulasi bahwa terjadi kesalahan atau bug pada sistem Google. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan bahwa kemungkinan besar penyebab hal ini karena kesalahan teknis pada platform Google.
Kesalahan Sistem yang Pernah Terjadi
Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, kesalahan sistem juga pernah menyebabkan tampilan kurs mata uang yang tidak akurat di beberapa platform keuangan. Misalnya, pada tahun 2019, sistem Bloomberg sempat menampilkan nilai tukar yen Jepang yang salah akibat gangguan teknis.
Dampak Ekonomi Jika Rupiah Benar-benar Menguat
Menurut pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Dr. Ahmad Fauzi, penguatan rupiah sebesar ini dalam waktu singkat hampir tidak mungkin terjadi tanpa adanya intervensi besar-besaran dari Bank Indonesia atau faktor fundamental ekonomi yang sangat kuat. "Jika rupiah benar-benar menguat ke level Rp8.000 per dolar, dampaknya akan sangat besar bagi perekonomian. Ekspor bisa terpukul karena produk Indonesia menjadi lebih mahal di pasar internasional, sementara impor akan lebih murah," ujarnya.
Klarifikasi dari Bank Indonesia
Bank Indonesia telah memberikan klarifikasi bahwa kurs resmi tetap berada di level yang tercatat dalam data mereka. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan selalu merujuk pada sumber resmi seperti situs web Bank Indonesia atau platform perbankan terpercaya untuk mendapatkan informasi nilai tukar yang akurat.
Cara Mengecek Kurs Rupiah yang Akurat
Bagi yang ingin memverifikasi nilai tukar rupiah secara real-time, lebih baik menggunakan situs resmi seperti Bank Indonesia (www.bi.go.id), Bloomberg, atau Reuters. Selain itu, aplikasi perbankan digital juga biasanya menyediakan data yang lebih akurat daripada pencarian otomatis di Google.
Pentingnya Memverifikasi Informasi Keuangan
Kejadian ini mengingatkan pentingnya menyaring informasi keuangan dengan kritis dan selalu mengacu pada sumber terpercaya. Dengan begitu, masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak berdasarkan data yang valid dan akurat.