Sarawak Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Otorita IKN, Bahas Kereta Api Lintas Tiga Negara di Pulau Borneo

Sarawak menjajaki kerja sama dengan Otorita IKN untuk meningkatkan konektivitas Pulau Borneo, termasuk rencana kereta api lintas Indonesia–Malaysia–Brunei dan rute Air Borneo ke IKN.

Jan 26, 2026 - 19:31
 0  3
Sarawak Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Otorita IKN, Bahas Kereta Api Lintas Tiga Negara di Pulau Borneo
sumber foto : Ai generator

Eksplora.id - Pemerintah Negara Bagian Sarawak, Malaysia, tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) guna meningkatkan konektivitas transportasi di kawasan Pulau Borneo. Salah satu agenda besar yang dibahas adalah rencana pembangunan jalur kereta api lintas tiga negara yang menghubungkan Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Inisiatif ini dinilai sebagai langkah ambisius dan visioner dalam memperkuat integrasi kawasan Borneo, seiring dengan pembangunan IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia di Kalimantan Timur.

Kereta Api Lintas Negara Masih Tahap Kajian Awal

Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin, mengungkapkan bahwa pengembangan jaringan kereta api lintas negara tersebut saat ini masih berada pada tahap kajian dan studi awal. Kajian ini mencakup aspek teknis, ekonomi, serta dampak sosial dan lingkungan.

Menurut Lee Kim Shin, pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi menjadi kunci untuk membuka potensi ekonomi Borneo secara menyeluruh. Kehadiran jalur kereta api yang menghubungkan tiga negara diharapkan dapat memperlancar mobilitas barang dan manusia, sekaligus menurunkan biaya logistik lintas batas.

“Pengembangan jaringan kereta api ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat konektivitas regional, terutama dengan hadirnya IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujarnya.

IKN sebagai Magnet Kerja Sama Regional

Pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga menarik perhatian negara dan wilayah tetangga. Sarawak melihat IKN sebagai hub ekonomi dan administrasi baru yang akan mendorong arus investasi, perdagangan, dan mobilitas di kawasan Borneo.

Kerja sama dengan Otorita IKN dipandang strategis karena dapat menciptakan sinergi pembangunan antarwilayah. Dengan konektivitas yang baik, wilayah-wilayah di Kalimantan dan Sarawak berpotensi berkembang lebih cepat, terutama di sektor industri, pariwisata, dan logistik.

Selain jalur kereta api, diskusi juga mencakup penguatan konektivitas darat dan laut yang terintegrasi dengan sistem transportasi nasional masing-masing negara.

Air Borneo Siap Buka Rute Langsung ke IKN

Tidak hanya transportasi darat, Sarawak juga menunjukkan ketertarikan kuat untuk memperluas kerja sama di sektor transportasi udara. Pemerintah Sarawak berencana meluncurkan maskapai baru bernama Air Borneo, yang ditargetkan mulai beroperasi dan membuka rute penerbangan langsung menuju IKN pada Januari 2026.

Pembukaan rute ini diharapkan dapat mempercepat aksesibilitas dari Sarawak ke IKN, baik untuk keperluan bisnis, pemerintahan, maupun pariwisata. Kehadiran penerbangan langsung juga diyakini akan meningkatkan arus kunjungan dan mempererat hubungan antarwilayah di Pulau Borneo.

Bagi Sarawak, Air Borneo tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga simbol kemandirian dan penguatan konektivitas regional berbasis kepentingan lokal.

Dampak Positif bagi Ekonomi dan Integrasi Borneo

Jika terealisasi, proyek kereta api lintas tiga negara dan pembukaan rute udara langsung ke IKN akan membawa dampak signifikan bagi kawasan. Beberapa manfaat yang diproyeksikan antara lain:

  • Meningkatkan konektivitas logistik dan distribusi barang

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi lintas batas

  • Memperkuat kerja sama regional Indonesia–Malaysia–Brunei

  • Membuka peluang investasi baru di sektor transportasi dan infrastruktur

  • Mendukung pemerataan pembangunan di Pulau Borneo

Langkah ini juga sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan, di mana transportasi massal seperti kereta api dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan angkutan darat konvensional.

Menunggu Hasil Kajian dan Langkah Lanjutan

Meski masih dalam tahap awal, penjajakan kerja sama ini menunjukkan komitmen kuat Sarawak dan Otorita IKN dalam membangun masa depan Borneo yang lebih terintegrasi. Hasil studi dan kajian mendalam akan menjadi dasar pengambilan keputusan selanjutnya, termasuk skema pendanaan dan model kerja sama antarnegara.

Dengan semakin intensifnya komunikasi dan koordinasi lintas pemerintah, Pulau Borneo berpeluang menjadi kawasan strategis Asia Tenggara yang terkoneksi secara modern dan berkelanjutan.**DS

Baca juga artikel lainnya :

chongqing-kota-paling-gila-di-bumi