Sanggar Beach Lampung Raih Juara 3 Kategori Wisata di IMA Awards 2024

Dec 6, 2024 - 10:46
 0  5
Sanggar Beach Lampung Raih Juara 3 Kategori Wisata di IMA Awards 2024

Eksplora.id - IMA UMKM Award 2024 digelar dengan meriah pada Jumat, 6 Desember 2024, bertempat di Djakarta Theatre sebagai bagian dari rangkaian acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Indonesian Marketing Association (IMA). Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang berinovasi dan berdampak positif dalam berbagai sektor. Presiden IMA Pusat, Suparno Djasmin, dalam sambutannya menegaskan bahwa acara ini berperan penting dalam mendukung pengembangan bisnis UMKM. Suparno menyatakan, “Program ini merupakan upaya konkret dari IMA untuk membantu pengusaha UMKM dalam meningkatkan kapasitas mereka melalui strategi pemasaran yang efektif.”, Jelasnya. Sebanyak 807 peserta dari berbagai penjuru Indonesia berpartisipasi dalam pelatihan ini, dengan enam finalis yang berhasil lolos melalui proses penjurian. IMA Awards 2024 memberikan penghargaan kepada mereka yang berinovasi, kreatif, dan memiliki dampak sosial positif dalam bisnis mereka. Berikut adalah daftar pemenangnya:

  • Juara 1 Kategori UMKM Umum: Cokelatin Signature
  • Juara 2 Kategori UMKM Umum: Abang Sayur Organik
  • Juara 3 Kategori UMKM Umum: Fish Snack
  • Juara 1 Kategori Wisata: Desa Wisata Kubu Gadang
  • Juara 2 Kategori Wisata: Batik Namburan
  • Juara 3 Kategori Wisata: Sanggar Beach Lampung

  

Sanggar Beach Lampung Berhasil Mengharumkan Nama Pengusaha Lampung

Sanggar Beach berhasil mengharumkan nama para pengusaha Lampung dengan meraih posisi ke-3 dalam ajang bergengsi IMA UMKM Award 2024 di kategori wisata. Prestasi ini membuktikan semangat dan dedikasi mereka dalam berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi positif terhadap sektor pariwisata lokal. Dibangun dengan konsep yang unik menyerupai pantai-pantai di Lombok, Sanggar Beach menawarkan pengalaman wisata yang mengedepankan kenyamanan, keindahan alam, serta kebersamaan dalam berbagai aktivitas. Destinasi wisata ini pertama kali didirikan oleh Yoseph Fauzi dan Joko Priyono, yang memiliki visi yang sama untuk menciptakan destinasi wisata yang berdaya saing tinggi. Keduanya pertama kali bertemu pada tahun 2020 dan membangun kemitraan strategis untuk mengembangkan Sanggar Beach dengan dukungan dari IMI Lampung. Yoseph mengungkapkan filosofi bisnisnya, “Bisnis itu rugi, resikonya kaya. Kalau ingin menonjol harus gila dalam arti gila ide.” Filosofi ini menggambarkan semangat kreatif dan inovatif mereka dalam membangun bisnis yang berorientasi pada kenyamanan pelanggan dan kebutuhan pasar. Strategi untuk Bertahan dan Berkembang Di tengah persaingan yang semakin ketat di sektor wisata, Sanggar Beach berpegang pada strategi berinovasi sambil memprioritaskan kenyamanan dan kebutuhan para pengunjung. Dengan menggabungkan keindahan pantai yang eksotis dengan berbagai fasilitas yang ramah bagi pengunjung, Sanggar Beach mampu menciptakan pengalaman yang sempurna bagi setiap wisatawan. Sanggar Beach juga memiliki pendekatan inklusif dengan membangun sinergi bersama berbagai pihak demi mendukung pertumbuhan ekosistem wisata di Lampung. Strategi ini membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk membangun usaha yang berkelanjutan dan berdampak positif. Dengan raihan prestasi di IMA Awards 2024, Sanggar Beach bukan hanya mendapatkan apresiasi, tetapi juga semakin membuktikan komitmennya untuk berkontribusi pada ekonomi lokal melalui sektor pariwisata. Melalui inovasi yang berkelanjutan dan pendekatan berbasis sinergi, Sanggar Beach terus berupaya menarik wisatawan lokal maupun mancanegara sambil menciptakan lapangan pekerjaan dan peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar. Kisah sukses ini menunjukkan bahwa kombinasi ide kreatif, semangat kolaborasi, dan strategi yang tepat mampu mendatangkan hasil, sekaligus membantu mempromosikan destinasi wisata Lampung yang eksotis. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan apresiasi dari IMA, Sanggar Beach Lampung optimis bisa berkembang lebih jauh dan menjadi destinasi wisata yang semakin mendunia.