Pemerintah Akan Rilis Aturan Media Sosial Ramah Anak

Jan 15, 2025 - 10:58
 0  3
Pemerintah Akan Rilis Aturan Media Sosial Ramah Anak

Eksplora.id – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia akan segera merilis peraturan baru untuk memastikan media sosial lebih ramah bagi anak-anak. Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Meutya menjelaskan bahwa regulasi tersebut akan mencakup mekanisme verifikasi usia yang ketat serta pengenalan fitur parental control yang memungkinkan orang tua untuk membatasi akses konten sesuai dengan usia pengguna. Menurut data terbaru dari UNICEF, sekitar 45% anak-anak di Indonesia telah terpapar konten berisiko di internet, sementara 30% mengalami cyberbullying. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi generasi muda Indonesia. "Peraturan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial yang tidak sesuai usia mereka," ujar Meutya.

Langkah Pemerintah dalam Meningkatkan Perlindungan Anak di Media Sosial

Meutya menekankan bahwa regulasi baru ini tidak hanya bertujuan untuk membatasi konten berisiko, tetapi juga untuk memperkuat literasi digital di kalangan orang tua dan masyarakat. Pemerintah akan meluncurkan program pelatihan literasi digital nasional, yang mencakup panduan penggunaan media sosial yang aman, seminar pengawasan digital, serta kemitraan dengan sekolah untuk mendidik siswa dan orang tua. "Orang tua dan masyarakat perlu memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai peran mereka dalam mengawasi aktivitas anak-anak di media sosial. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri sangat perlu untuk mewujudkan tujuan ini," tegas Meutya. Fitur parental control dalam regulasi ini dapat memberi orang tua kontrol lebih besar dalam membatasi konten yang dapat terakses anak. Peraturan ini juga mencakup panduan pembuatan akun media sosial yang lebih aman dan pengawasan konten yang lebih ketat.

Tantangan dan Peluang Implementasi Regulasi Media Sosial

Penerapan aturan ini tentu menghadapi berbagai tantangan. Meutya menyadari bahwa platform media sosial adalah layanan global, yang membuat penerapan regulasi ini di Indonesia menjadi lebih kompleks. Oleh karena itu, pemerintah akan bekerja sama dengan negara-negara lain dan perusahaan teknologi internasional untuk memastikan keberhasilan implementasi. Sebagai contoh, negara Inggris telah sukses menerapkan Age-Appropriate Design Code (AADC), yang mengatur platform digital untuk melindungi privasi dan keamanan anak-anak. "Indonesia dapat belajar dari pendekatan ini untuk memperkuat regulasi domestik dan memastikan aturan ini dapat terimplementasikan dengan efektif," lanjut Meutya.

Harapan Pemerintah untuk Masa Depan Digital yang Lebih Aman

Dengan regulasi ini, harapannya Indonesia menjadi contoh bagi negara di kawasan Asia Tenggara dalam hal perlindungan anak di dunia digital. "Kami percaya, melindungi anak-anak di era digital adalah tanggung jawab bersama," pungkas Meutya.