Ampo: Kuliner Unik dari Tanah Liat Khas Tuban

Ampo adalah makanan tradisional khas Tuban, Jawa Timur, yang terbuat dari tanah liat murni.

Mar 19, 2025 - 19:54
 0  6
Ampo: Kuliner Unik dari Tanah Liat Khas Tuban
sumber foto : gg

Eksplora.id - Ampo adalah makanan tradisional khas Tuban, Jawa Timur, yang terbuat dari tanah liat murni. Kuliner unik ini telah ada sejak ratusan tahun lalu dan masih dilestarikan oleh masyarakat setempat. Keberadaannya erat kaitannya dengan budaya agraris dan kepercayaan bahwa tanah memiliki khasiat kesehatan. Ampo juga sering dikonsumsi oleh ibu hamil karena diyakini dapat memperkuat kandungan.

Dalam sejarahnya, ampo dikenal sebagai camilan yang dikonsumsi oleh para petani dan pekerja keras untuk menambah stamina. Tradisi makan tanah liat ini sebenarnya bukan hanya ada di Tuban, tetapi juga ditemukan dalam berbagai budaya di dunia, seperti geophagy di Afrika dan beberapa wilayah Amerika Latin. Namun, yang membuat ampo khas adalah proses pembuatannya yang unik dan dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat Tuban.

Proses Pembuatan Ampo

Pembuatan ampo masih dilakukan secara tradisional dengan alat sederhana. Berikut adalah tahapannya:

  1. Pemilihan Tanah
    Tanah yang digunakan harus tanah liat murni, bebas dari pasir, batu, atau bahan organik lainnya. Biasanya, tanah ini diambil dari lokasi tertentu yang telah terbukti memiliki kualitas baik untuk dikonsumsi.

  2. Pengolahan Tanah
    Tanah yang telah dipilih kemudian dihaluskan dan dibentuk menjadi adonan padat. Proses ini bertujuan untuk memastikan tidak ada kotoran atau benda asing yang tercampur.

  3. Pencetakan Ampo
    Setelah itu, tanah dibentuk menjadi gulungan panjang. Pembentukan ini dilakukan dengan alat kayu berbentuk pisau yang disebut genthong. Dengan alat ini, tanah dikikis secara spiral sehingga menghasilkan gulungan tipis.

  4. Proses Pemanggangan
    Gulungan tanah kemudian dipanggang di atas tungku berbahan bakar kayu hingga kering. Pemanggangan ini dilakukan secara perlahan untuk memastikan ampo matang dengan sempurna dan menghilangkan kandungan air serta mikroorganisme berbahaya.

  5. Penyajian
    Setelah matang, ampo siap dikonsumsi tanpa tambahan bumbu atau proses lebih lanjut. Teksturnya renyah dengan rasa yang khas, sedikit mirip dengan biskuit tanpa gula.

Ampo dalam Budaya Masyarakat Tuban

Meskipun terlihat aneh bagi sebagian orang, ampo tetap menjadi bagian dari tradisi masyarakat Tuban. Makanan ini sering dikaitkan dengan kepercayaan bahwa mengonsumsi tanah dapat memberikan energi tambahan dan membersihkan sistem pencernaan. Beberapa orang juga percaya bahwa ampo memiliki manfaat kesehatan, seperti mengurangi rasa mual pada ibu hamil dan membantu mengatasi masalah pencernaan.

Dalam beberapa acara adat atau tradisi, ampo sering dijadikan simbol kedekatan manusia dengan alam. Masyarakat yang masih memegang teguh budaya leluhur tetap mengonsumsi ampo sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi nenek moyang.

Ampo bukan sekadar makanan tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat Tuban. Keunikan dalam bahan dasar dan proses pembuatannya menjadikannya warisan kuliner yang menarik untuk dipelajari dan dilestarikan. Meski saat ini jumlah pembuat ampo semakin berkurang, makanan ini tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pecinta kuliner tradisional.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba ampo? Jika berkunjung ke Tuban, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi makanan khas yang satu ini!

Baca juga artikel lainnya :

kisah terciptanya kolak ayam kuliner unik dari gresik