Talas Beneng: Peluang Emas bagi UMKM untuk Diversifikasi Usaha Pangan dan Industri

Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor pangan dengan kekayaan sumber daya alamnya. Salah satu komoditas yang kini mulai dilirik sebagai peluang usaha adalah talas beneng (Xanthosoma undipes).

Mar 9, 2025 - 23:03
 0  11
Talas Beneng: Peluang Emas bagi UMKM untuk Diversifikasi Usaha Pangan dan Industri
Sumber foto : Istock

Eksplora.id - Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor pangan dengan kekayaan sumber daya alamnya. Salah satu komoditas yang kini mulai dilirik sebagai peluang usaha adalah talas beneng (Xanthosoma undipes). Dengan manfaat yang beragam, talas beneng dapat menjadi bahan baku bagi berbagai produk industri rumahan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga mampu mendorong ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Mengapa Talas Beneng Cocok untuk UMKM?

Talas beneng bukan sekadar tanaman pangan biasa, tetapi juga memiliki keunggulan dalam berbagai aspek, seperti kemudahan budidaya, nilai ekonomis tinggi, serta beragam olahan yang dapat dikembangkan oleh UMKM. Beberapa alasan mengapa talas beneng cocok untuk dijadikan peluang bisnis bagi UMKM antara lain:

  • Mudah Dibudidayakan
    Talas beneng dapat tumbuh dengan baik di berbagai jenis tanah tanpa memerlukan perawatan khusus. Ini memberikan peluang besar bagi UMKM berbasis pertanian untuk mengembangkan usaha budidaya dan distribusi talas beneng.

  • Pasar yang Terbuka Lebar
    Produk olahan talas beneng memiliki banyak peminat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Saat ini, permintaan ekspor untuk daun talas beneng sebagai bahan baku tembakau herbal cukup tinggi, terutama dari negara seperti Thailand dan Eropa.

  • Diversifikasi Produk yang Luas
    UMKM dapat mengembangkan berbagai jenis produk berbasis talas beneng, mulai dari sektor pangan hingga industri kreatif.

Peluang Usaha UMKM Berbasis Talas Beneng

  1. Tepung Talas Beneng

    • Tepung dari batang atau umbi talas beneng dapat digunakan sebagai bahan baku kue, mie, atau roti sehat.
    • Produk ini bisa menyasar pasar makanan sehat, termasuk konsumen dengan diabetes yang mencari alternatif tepung rendah glukosa.
  2. Tembakau Herbal

    • Daun talas beneng dapat dikeringkan dan diolah menjadi tembakau herbal, yang saat ini sedang menjadi tren di berbagai negara.
    • UMKM dapat bekerja sama dengan petani untuk memasok daun kering bagi industri rokok herbal atau produk kesehatan alternatif.
  3. Serat Kain dari Pelepah Talas

    • Pelepah talas beneng mengandung serat alami yang bisa diolah menjadi bahan baku tekstil ramah lingkungan.
    • Produk ini dapat dikembangkan menjadi kain serat alami atau bahan dasar untuk tas, sepatu, dan aksesoris lainnya.
  4. Camilan Berbasis Talas Beneng

    • Olahan seperti keripik, stik talas, atau brownies berbasis talas beneng bisa menjadi produk unggulan UMKM di sektor makanan ringan.
    • Dengan pemasaran yang tepat, produk ini bisa dijual melalui toko oleh-oleh, marketplace online, dan supermarket.

Strategi Pengembangan UMKM Talas Beneng

  • Edukasi dan Pelatihan
    Pelaku UMKM perlu mendapatkan pelatihan mengenai teknik budidaya, pengolahan, dan pemasaran produk talas beneng agar mampu bersaing di pasar.

  • Kolaborasi dengan Pemerintah dan Swasta
    Dukungan dari pemerintah dalam bentuk akses permodalan, pembinaan, serta promosi produk ke pasar internasional dapat mempercepat pertumbuhan UMKM berbasis talas beneng.

  • Pemasaran Digital dan E-commerce
    UMKM harus memanfaatkan platform digital seperti marketplace, media sosial, dan website untuk memperluas jangkauan pemasaran produk berbasis talas beneng.

Talas beneng merupakan solusi potensial bagi UMKM untuk mengembangkan bisnis berbasis pangan dan industri kreatif. Dengan diversifikasi produk yang luas, pasar yang terus berkembang, serta dukungan teknologi digital, UMKM berbasis talas beneng memiliki peluang besar untuk sukses.

Saatnya UMKM memanfaatkan kekayaan alam Indonesia dan menjadikan talas beneng sebagai produk unggulan yang mampu menembus pasar global!

Baca juga artikel lainnya :

pohon genitri warisan alam dengan nilai ekonomi tinggi