Pohon Genitri: Warisan Alam dengan Nilai Ekonomi Tinggi

Pohon genitri (Elaeocarpus ganitrus) dikenal juga sebagai rudraksha, memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan tradisi spiritual dan pengobatan di Asia, khususnya di India dan Indonesia.

Mar 6, 2025 - 09:00
Mar 6, 2025 - 14:21
 0  16
Pohon Genitri: Warisan Alam dengan Nilai Ekonomi Tinggi
sumber foto : gg

Eksplora.id - Pohon genitri (Elaeocarpus ganitrus) dikenal juga sebagai rudraksha, memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan tradisi spiritual dan pengobatan di Asia, khususnya di India dan Indonesia. Pohon ini banyak ditemukan di daerah tropis seperti Nepal, India, Thailand, dan Indonesia, terutama di Pulau Jawa dan Sumatra.

Secara historis, biji genitri sering digunakan dalam praktik meditasi dan keagamaan Hindu serta Buddha. Konon, biji ini disebut sebagai "air mata Dewa Siwa" yang jatuh ke bumi dan tumbuh menjadi pohon rudraksha. Oleh karena itu, biji genitri dianggap suci dan memiliki nilai spiritual tinggi.

Manfaat Biji Genitri

Selain nilai spiritualnya, biji genitri juga memiliki manfaat medis dan industri, antara lain:

  1. Penggunaan dalam Meditasi dan Spiritual

    • Dipercaya memiliki energi positif yang membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan konsentrasi.
    • Digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan tasbih atau mala untuk doa dan meditasi.
  2. Manfaat Kesehatan

    • Mengandung sifat antioksidan dan antiinflamasi yang baik untuk kesehatan.
    • Beberapa penelitian menunjukkan bahwa genitri dapat membantu mengontrol tekanan darah dan meningkatkan sistem saraf.
  3. Bahan Industri Kreatif

    • Digunakan dalam pembuatan aksesori seperti gelang, kalung, dan perhiasan spiritual.
    • Biji genitri berkualitas tinggi dapat diukir dan digunakan dalam produk seni bernilai jual tinggi.

Potensi Ekonomi Pohon Genitri

Pohon genitri memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan. Dalam satu kali panen, pohon genitri yang sudah dewasa dapat menghasilkan sekitar 10.000 biji, dengan harga per biji berkisar antara Rp 3.000 - Rp 4.000. Jika dihitung, hasil panen dari satu pohon dapat menghasilkan pendapatan hingga Rp 30.000.000 - Rp 40.000.000 per musim panen.

Keunggulan bisnis genitri meliputi:

  • Permintaan pasar yang tinggi, terutama dari negara-negara seperti India, Nepal, dan China yang menggunakannya dalam ritual keagamaan dan aksesori.
  • Tahan lama dan tidak mudah rusak, sehingga cocok untuk perdagangan ekspor.
  • Biaya perawatan rendah, karena pohon genitri dapat tumbuh subur di berbagai kondisi tanah dengan sedikit perawatan intensif.

Dengan harga yang stabil dan permintaan yang terus meningkat, budidaya pohon genitri dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi petani dan pelaku industri kreatif. Terlebih lagi, Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan tanaman ini sebagai komoditas ekspor unggulan.

Pohon genitri bukan hanya tanaman biasa, tetapi juga memiliki sejarah panjang dalam budaya spiritual serta manfaat kesehatan dan ekonomi yang luar biasa. Dengan hasil panen yang melimpah dan harga jual yang tinggi, budidaya genitri bisa menjadi pilihan investasi jangka panjang yang menguntungkan. Jika dikelola dengan baik, potensi ekspor dan industri kreatif dari biji genitri dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal maupun nasional.

Baca juga artikel lainnya :

pemerintah dorong budidaya pohon aren sebagai sumber energi terbarukan