STIKES Baitul Hikmah Lampung Gelar Seminar Kewirausahaan

Eksplora.id – Kewirausahaan di bidang keperawatan kini semakin berkembang, membuka peluang baru bagi para profesional di dunia kesehatan untuk berinovasi. Dalam rangka mendorong mahasiswa dan praktisi keperawatan untuk mengeksplorasi potensi kewirausahaan, STIKES Baitul Hikmah Bandar Lampung mengadakan Seminar Kewirausahaan dengan tema "Developing Entrepreneurship in the Nursing Field: Opportunities and Challenges." Rabu, (04/12/2024). Seminar yang juga disiarkan secara daring lewat zoom tersebut, menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Pemateri pertama adalah Tomi Sutrisno S.Si, M.M, seorang entrepreneur sukses yang telah membangun lebih dari 14 bisnis sejak tahun 2006, berbagi pengalamannya dalam dunia kewirausahaan. Serta pemateri kedua, Sumartono, S.Kep., Ns., seorang lulusan STIKES Baitul Hikmah yang saat ini sukses membuka praktik fisioterapi, turut memberikan wawasan tentang pentingnya mengembangkan kewirausahaan di bidang kesehatan. Dalam paparannya, Tomi menekankan bahwa kewirausahaan bukan hanya tentang membuka bisnis, tetapi juga tentang kemampuan untuk bertahan dan beradaptasi dengan tantangan yang datang. Ia mendorong para peserta untuk tidak takut gagal. "Sukses dalam berwirausaha membutuhkan ketahanan, kemampuan beradaptasi, dan keberanian untuk mengambil risiko, setiap kegagalan adalah pelajaran berharga yang mengarah pada kesuksesan yang lebih besar." Ungkapnya, Rabu (04/12/2024). Lebih lanjut, Tomi menyoroti pentingnya inovasi dalam bisnis keperawatan. Dirinya mengajak peserta untuk melihat keperawatan dari perspektif kewirausahaan yang dapat memberikan solusi bagi masalah kesehatan masyarakat."Keperawatan bukan hanya profesi medis, tetapi juga peluang besar untuk menciptakan dampak positif di masyarakat melalui bisnis berbasis layanan kesehatan," tambahnya.
Sementara itu, Sumartono sebagai pemateri kedua berbagi pengalaman pribadinya dalam mengembangkan praktik fisioterapi. Ia menyatakan bahwa untuk sukses dalam bisnis di bidang kesehatan, penting untuk memahami kebutuhan masyarakat dan menciptakan layanan yang relevan. "Menjadi seorang wirausahawan di bidang kesehatan membutuhkan keahlian khusus serta kemampuan untuk mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan pasien secara tepat," ujar Sumartono, Rabu (04/12/2024). Seminar ini dihadiri oleh staff dosen, mahasiswa STIKES Baitul Hikmah, serta beberapa mahasiswa dari universitas lain di Bandar Lampung. Para peserta yang hadir baik secara offline maupun online menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama saat sesi tanya jawab. Banyak di antara mereka yang mengajukan pertanyaan seputar langkah-langkah untuk memulai bisnis kecil di bidang keperawatan, cara mengelola keuangan dalam bisnis, serta strategi pemasaran yang efektif. STIKES Baitul Hikmah berharap seminar ini dapat memotivasi mahasiswa dan praktisi keperawatan untuk menggali potensi kewirausahaan mereka, serta memberi pemahaman tentang bagaimana cara mengembangkan bisnis di bidang yang sangat berpotensi ini. Dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga inspirasi langsung dari mereka yang telah berhasil merintis bisnis di bidang kesehatan. Dengan adanya seminar ini, diharapkan lebih banyak profesional di bidang keperawatan yang terinspirasi untuk memulai perjalanan kewirausahaannya, serta membawa ide-ide kreatif yang dapat mengubah wajah layanan kesehatan di Indonesia. Profesi perawat bukan hanya terbatas pada pemberian layanan medis, tetapi dapat menjadi agen perubahan yang dapat menciptakan peluang bisnis yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Kewirausahaan di bidang keperawatan tidak hanya memberikan kontribusi lebih besar terhadap masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.