Pemerintah Siapkan Kuota UMKM untuk Program MBG

Eksplora.id - Pemerintah Indonesia melalui Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai mitra dalam penyediaan makanan sehat. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa ada kuota sebanyak 28.000 UMKM yang akan terlibat dalam program ini.
Pendaftaran UMKM untuk Program MBG
Hingga saat ini, lebih dari 13.000 UMKM telah mendaftar untuk menjadi mitra dalam program MBG secara daring melalui laman resmi BGN, bgn.go.id. Walaupun belum mempublikasikan rincian teknis dan perjanjian kerja sama, program ini diyakini akan memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Tujuan Program Makan Bergizi Gratis
Program MBG bertujuan untuk mengatasi masalah gizi masyarakat Indonesia dengan menyediakan makanan bergizi yang dapat terakses oleh banyak orang, terutama mereka yang membutuhkan. Pemerintah berharap dengan melibatkan UMKM dalam penyediaan makanan bergizi, program ini dapat memberi dampak positif bagi kesehatan masyarakat, serta meningkatkan keberlanjutan usaha kuliner lokal.
Anggaran dan Rencana Pelaksanaan
Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini membutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp 800 miliar per hari. Jika menerapkan program MBG secara penuh, pemerintah memperkirakan akan mengeluarkan anggaran sebesar Rp 400 triliun. Penggunaan dana tersebut untuk mendukung distribusi makanan bergizi kepada 82,9 juta penerima manfaat untuk seluruh Indonesia.
Investasi untuk Peningkatan SDM
Selain mengatasi masalah gizi, Dadan menambahkan bahwa program ini juga menjadi investasi besar untuk sumber daya manusia (SDM) masa depan. Pemerintah berencana untuk mengalokasikan sekitar 75% dari anggaran harian tersebut, atau sekitar Rp 800 miliar, untuk mendukung intervensi program Makan Bergizi Gratis. Program ini harapannya dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan gizi seimbang untuk tumbuh kembang mereka.
Manfaat MBG bagi UMKM dan Perekonomian Lokal
Bagi pelaku UMKM, menjadi mitra dalam program MBG merupakan peluang emas untuk memperkenalkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas. Dengan dukungan dari pemerintah, UMKM di sektor kuliner dapat mengakses pasar yang lebih besar, meningkatkan volume penjualan, dan membangun reputasi sebagai penyedia makanan bergizi. Selain itu, program ini juga berpotensi untuk memperkuat perekonomian lokal dengan mendorong UMKM untuk berkembang. Program Makan Bergizi Gratis adalah langkah besar dari pemerintah untuk memperbaiki status gizi masyarakat dan mendukung sektor UMKM. Dengan kuota 28.000 pelaku UMKM yang dapat terlibat, program ini membuka peluang bagi usaha kuliner untuk berkembang. Melalui alokasi anggaran besar dan tujuan jangka panjang, program MBG dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan perekonomian negara.