Menelusuri Potensi Desa Pugung Raharjo, Dari Situs Purbakala Hingga UMKM Kreatif

Eksplora.id - Desa Pugung Raharjo, yang terletak di Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, semakin dikenal sebagai destinasi wisata dengan potensi besar. Selain menawarkan keindahan alam dan budaya, desa ini juga mengembangkan sektor ekonomi melalui UMKM yang mendukung pariwisata lokal. Desa Pugung Raharjo terkenal dengan kekayaan alamnya yang memikat, termasuk panorama pegunungan dan aliran sungai yang asri. Salah satu objek wisata alam yang terkenal adalah Situs Pugung Raharjo, yang memiliki kekayaan sejarah berupa artefak, termasuk batu mayat, keramik dari berbagai dinasti Cina, dan batu berlubang yang kemungkinan digunakan untuk upacara kematian. Wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan budaya sering mengunjungi desa ini untuk melihat peninggalan yang ada dan mendapatkan gambaran mengenai kehidupan masa lalu. Namun, selain daya tarik wisata alam dan sejarah, desa ini juga semakin dikenal karena produk-produk UMKM yang semakin berkembang. UMKM di Desa Pugung Raharjo sebagian besar bergerak dalam bidang kuliner dan kerajinan tangan yang memanfaatkan potensi lokal. Di bidang kuliner, produk seperti risol sayur dan onde-onde menjadi pilihan favorit wisatawan yang berkunjung. Makanan tradisional ini tidak hanya populer di kalangan penduduk lokal tetapi juga menjadi oleh-oleh khas bagi para pengunjung dari luar daerah.
Di sisi lain, kerajinan tangan juga menjadi bagian penting dari ekonomi desa. Anyaman bambu seperti tampah dan widik banyak diproduksi oleh penduduk desa, serta produk kayu yang sangat diminati oleh wisatawan sebagai oleh-oleh khas. Kerajinan ini tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat. Keberadaan produk-produk kuliner dan kerajinan tangan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi desa, di samping menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung. Dampak Sosial dan Ekonomi UMKM bagi Masyarakat Para pelaku UMKM di Pugung Raharjo merasakan dampak langsung dari meningkatnya kunjungan wisatawan. Banyak ibu rumah tangga yang sebelumnya mengandalkan pendapatan dari pertanian kini mulai memproduksi risol sayur, onde-onde, atau kerajinan bambu yang laris di pasaran. Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga desa. Keberadaan UMKM yang berkolaborasi dengan sektor pariwisata telah menciptakan sinergi yang saling menguntungkan. Pemerintah setempat turut mendukung pelatihan kepada pelaku UMKM, sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar mereka. "Sejak desa mulai dikenal lebih luas sebagai destinasi wisata, pendapatan saya dari usaha risol sayur dan onde-onde meningkat. Banyak wisatawan yang membeli produk kami sebagai oleh-oleh," kata salah satu pengusaha lokal di Desa Pugung Raharjo. Hal serupa juga disampaikan oleh para pengusaha makanan dan kerajinan bambu, yang mengatakan bahwa permintaan akan produk mereka meningkat pesat terutama pada saat liburan. Kolaborasi untuk Keberlanjutan Pariwisata Sebagai upaya berkelanjutan, Desa Pugung Raharjo juga memfokuskan pengembangan wisata berbasis masyarakat. Pelaku UMKM diajak untuk berkolaborasi dengan pengelola objek wisata agar tercipta pengalaman wisata yang autentik dan mendalam. Dengan begitu, pariwisata tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga melestarikan budaya dan kearifan lokal desa.