Khinkali: Pangsit Khas Georgia yang Tidak Boleh Dimakan Habis
Georgia adalah negara dengan tradisi kuliner yang unik. Salah satu makanan paling khas di negara ini adalah khinkali, pangsit berisi daging dan kaldu yang memiliki aturan khusus dalam cara makannya.

Eksplora.id - Georgia adalah negara dengan tradisi kuliner yang unik. Salah satu makanan paling khas di negara ini adalah khinkali, pangsit berisi daging dan kaldu yang memiliki aturan khusus dalam cara makannya. Hal yang menarik, khinkali tidak boleh dimakan sampai habis, karena bagian ujungnya harus disisihkan.
Asal-Usul Khinkali
Khinkali berasal dari wilayah pegunungan di Georgia, khususnya Mtiuleti, Khevsureti, dan Pshavi. Awalnya, makanan ini dibuat oleh para penggembala dan prajurit karena mudah disiapkan dan bergizi. Seiring waktu, khinkali menjadi hidangan nasional yang populer dan dapat ditemukan di seluruh penjuru Georgia.
Mengapa Bagian Ujungnya Tidak Dimakan?
Bagian atas khinkali, yang disebut "kudi", memiliki fungsi tertentu dan tidak dimakan karena beberapa alasan:
- Sebagai pegangan – Kudi digunakan untuk memegang khinkali agar kaldu di dalamnya tidak tumpah saat dimakan.
- Penanda jumlah yang dimakan – Dalam tradisi Georgia, bagian ini dibiarkan di piring sebagai tanda berapa banyak khinkali yang telah dikonsumsi seseorang.
- Teksturnya lebih keras – Bagian ini lebih tebal dan padat dibandingkan bagian lainnya, sehingga kurang enak untuk dimakan.
Cara Makan Khinkali yang Benar
Menikmati khinkali memiliki aturan tersendiri untuk mendapatkan pengalaman terbaik:
- Pegang khinkali dengan tangan, bukan dengan garpu, agar kaldunya tidak bocor.
- Gigit bagian samping terlebih dahulu, lalu hirup kaldu di dalamnya sebelum menggigit dagingnya.
- Jangan makan bagian ujungnya, cukup sisihkan di piring.
Sensasi Rasa Khinkali
Kulit khinkali lembut namun cukup tebal untuk menahan isian daging berbumbu dan kaldu gurih di dalamnya. Saat digigit, sensasi kaldu yang hangat dan kaya rempah langsung memenuhi mulut, menciptakan kombinasi rasa yang khas dan memuaskan. Daging di dalamnya umumnya berbumbu sederhana, dengan lada hitam yang memberikan sedikit tendangan pedas dan aroma khas.
Dengan cara makan yang khas ini, khinkali bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari budaya dan tradisi kuliner Georgia.
Baca juga artikel lainnya :