Bika Ambon: Kelezatan Khas Medan dengan Nama yang Mengundang Tanya

Bika Ambon adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang terkenal dengan tekstur bersarang dan cita rasa manisnya yang khas.

Mar 13, 2025 - 23:28
 0  12
Bika Ambon: Kelezatan Khas Medan dengan Nama yang Mengundang Tanya
sumber foto : pixabay

Eksplora.id - Bika Ambon adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang terkenal dengan tekstur bersarang dan cita rasa manisnya yang khas. Kue ini berasal dari Medan, Sumatera Utara, dan telah menjadi oleh-oleh ikonik bagi wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut. Namun, meskipun namanya mengandung kata "Ambon", kue ini sama sekali tidak berasal dari Maluku. Lalu, bagaimana asal-usul nama ini muncul?

Misteri di Balik Nama "Bika Ambon"

Asal-usul nama Bika Ambon masih menjadi perdebatan hingga kini. Ada beberapa teori yang mencoba menjelaskan mengapa kue khas Medan ini disebut "Ambon":

  1. Jalan Ambon di Medan
    Salah satu teori yang cukup populer adalah bahwa nama "Ambon" berasal dari Jalan Ambon di Medan, tempat pertama kali kue ini diproduksi dan dijual oleh para pedagang lokal. Teori ini cukup masuk akal mengingat banyak makanan khas yang dinamai berdasarkan lokasi tempat pertama kali dipopulerkan.

  2. Pengaruh Perantau dari Maluku
    Beberapa sumber juga menduga bahwa nama "Ambon" mungkin berasal dari pengaruh perantau Maluku yang berdagang atau bermukim di Medan pada masa lalu. Namun, hingga kini belum ada bukti konkret yang mendukung teori ini.

  3. Kemiripan dengan Kue Tradisional Maluku
    Ada juga dugaan bahwa Bika Ambon mungkin memiliki kemiripan dengan beberapa kue khas Maluku, baik dari segi nama maupun rasa. Namun, dari segi bahan dan teknik pembuatan, Bika Ambon lebih mirip dengan kue tradisional Melayu.

Cita Rasa yang Melegenda

Terlepas dari misteri namanya, Bika Ambon tetap menjadi salah satu kue favorit masyarakat Indonesia. Keunikan kue ini terletak pada teksturnya yang bersarang dan kenyal, serta aromanya yang harum menggoda.

Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan Bika Ambon meliputi:

  • Santan kelapa, yang memberikan rasa gurih dan aroma khas.

  • Telur, yang membantu menghasilkan tekstur kenyal.

  • Gula, sebagai pemanis alami.

  • Tepung tapioka, yang membuat kue ini memiliki serat bersarang khas.

  • Ragi, yang berperan dalam proses fermentasi dan menciptakan rongga udara pada adonan.

Proses pembuatannya cukup unik. Setelah adonan diistirahatkan selama beberapa jam untuk proses fermentasi, adonan kemudian dipanggang dengan suhu rendah menggunakan loyang khusus hingga matang. Pemanggangan yang tepat menghasilkan tekstur bersarang yang menjadi ciri khas Bika Ambon.

Beragam Varian Rasa

Seiring perkembangan zaman, Bika Ambon mengalami inovasi dalam varian rasa. Jika dahulu hanya tersedia dalam rasa original dengan warna kuning keemasan, kini berbagai varian telah hadir untuk memenuhi selera pasar, seperti:

  • Pandan – Memiliki warna hijau alami dengan aroma pandan yang wangi.

  • Durian – Kombinasi khas antara tekstur lembut Bika Ambon dengan rasa durian yang kuat.

  • Keju – Perpaduan rasa manis dan gurih dengan tambahan taburan keju.

  • Cokelat – Cocok untuk pecinta rasa manis dan legit dari cokelat.

  • Moca dan Kopi – Varian modern yang cocok bagi pecinta rasa kopi.

Populer di Berbagai Daerah dan Mancanegara

Bika Ambon tidak hanya populer di Medan tetapi juga telah merambah berbagai kota besar di Indonesia. Banyak toko oleh-oleh di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan kota-kota lainnya menjual Bika Ambon sebagai camilan favorit.

Tak hanya itu, kepopuleran Bika Ambon juga telah mencapai pasar internasional. Banyak orang Indonesia yang tinggal di luar negeri membawa atau membuat sendiri kue ini sebagai pelepas rindu terhadap makanan khas tanah air. Bahkan, beberapa toko kue di luar negeri mulai menjual Bika Ambon dengan berbagai inovasi.

Meskipun nama "Ambon" dalam Bika Ambon masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan, kelezatan kue ini tidak diragukan lagi. Tekstur bersarangnya yang unik, rasa manisnya yang pas, serta aroma harum dari bahan-bahan alami membuatnya selalu menjadi primadona di meja makan masyarakat Indonesia. Dengan berbagai inovasi yang terus berkembang, Bika Ambon akan terus bertahan sebagai salah satu warisan kuliner khas Nusantara yang tak lekang oleh waktu.

Baca juga artikel lainnya :

filosofi megengan dan kue apem tradisi masyarakat jawa menjelang ramadan