Jangan Tertipu Putih Bersihnya Garam: Pilih yang Lebih Sehat untuk Tubuh
Jangan terkecoh garam putih bersih. Garam non-rafinasi dengan yodium, rendah natrium, dan bebas logam berat lebih baik untuk kesehatan. Mulai dapur non-toxic sekarang.
Eksplora.id - Selama ini, banyak orang menganggap garam yang paling putih dan bersih sebagai pilihan terbaik untuk kesehatan. Padahal, warna putih cerah pada garam tidak selalu menandakan kualitas atau manfaat kesehatan yang optimal.
Sebagian besar garam dapur yang tampak sangat putih telah melalui proses rafinasi berulang. Proses ini memang membuat tampilannya bersih, tetapi sekaligus menghilangkan mineral alami yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.
Garam Bukan Sekadar Rasa Asin
Garam berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan, kerja saraf, dan fungsi otot. Namun, manfaat ini tidak hanya bergantung pada rasa asin, melainkan juga pada kandungan mineral di dalamnya.
Garam rafinasi umumnya hanya mengandung natrium klorida murni. Tanpa mineral pendukung, konsumsi natrium berlebih justru dapat membebani tubuh, terutama jika dikonsumsi setiap hari.
Mengapa Garam Non-Rafinasi Lebih Baik?
Garam non-rafinasi diproses secara minimal sehingga masih menyimpan mineral alami. Jenis garam ini cenderung lebih seimbang bagi tubuh dan tidak hanya berfungsi sebagai penyedap rasa.
Saat memilih garam, perhatikan beberapa hal berikut:
-
Mengandung yodium untuk mendukung kesehatan tiroid
-
Memiliki kadar natrium lebih seimbang
-
Tidak mengandung bahan tambahan sintetis
-
Memiliki sertifikasi bebas logam berat
Garam dengan karakteristik tersebut membantu tubuh mengelola asupan natrium dengan lebih baik.
Gerakan Non-Toxic Dimulai dari Dapur
Pola hidup sehat tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Justru, dapur adalah titik awal paling realistis. Apa yang kita masak dan konsumsi setiap hari secara perlahan membentuk kondisi tubuh kita.
Nucleus mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gerakan non-toxic di dapur, salah satunya dengan lebih selektif memilih bumbu masakan, termasuk garam. Bahan sederhana yang digunakan setiap hari bisa membawa dampak jangka panjang bagi kesehatan.
Pilihan Kecil, Dampak Besar
Tidak mudah mengubah kebiasaan lama. Namun, dengan pemahaman yang tepat, kita bisa mulai tidak lagi terkecoh oleh tampilan putih bersih, dan beralih pada pilihan yang lebih alami dan aman.
Karena pada akhirnya, kesehatan bukan dibangun dari satu keputusan besar, melainkan dari pilihan kecil yang konsisten, termasuk dari sejumput garam yang kita gunakan setiap hari.**DS
Baca juga artikel lainnya :

