75% Gaji Gen Z Indonesia Terserap untuk Beli Makan

Eksplora.id - Survei terbaru yang dilakukan oleh Jakpat dengan 295 responden di Indonesia mengungkapkan bahwa 75% dari gaji yang diterima oleh Gen Z digunakan untuk membeli makanan. Meskipun 63% dari mereka juga menyisihkan penghasilannya untuk tabungan dan investasi, serta 62% untuk perawatan diri dan memberi kepada orang tua, kenyataannya pengeluaran terbesar tetap digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan. Tak hanya itu, 56% dari penghasilan mereka juga dialokasikan untuk hiburan. Temuan ini memberikan gambaran tentang bagaimana Gen Z mengelola pengeluaran mereka di tengah kehidupan yang penuh tantangan finansial. Namun, meskipun ada kesadaran untuk menabung dan berinvestasi, pengeluaran yang besar untuk makanan dapat menunjukkan adanya tantangan serius dalam pengelolaan keuangan mereka. Hal ini bisa mencerminkan kebiasaan konsumsi yang belum terkontrol dengan baik dan kurangnya perencanaan keuangan jangka panjang.
Tantangan Pengelolaan Keuangan Gen Z
Pola pengeluaran yang menunjukkan dominasi pengeluaran untuk makanan ini memberikan gambaran penting tentang bagaimana Gen Z mengelola keuangan mereka. Mereka memang menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan dan investasi, tetapi tetap menggunakan sebagian besar gaji untuk memenuhi kebutuhan konsumtif yang bersifat langsung, seperti makan dan hiburan. Ini bisa menunjukkan bahwa banyak dari mereka belum sepenuhnya mengembangkan kebiasaan pengelolaan uang yang bijaksana. Penyebab pengeluaran untuk makanan yang sangat besar bisa karena beberapa faktor. Salah satunya adalah tingginya biaya hidup, terutama di kota-kota besar. Gen Z sering kali harus mengalokasikan sebagian besar pendapatannya untuk kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat, termasuk makan di luar atau membeli makanan siap saji yang lebih praktis. Selain itu, banyak dari mereka yang belum memahami cara mengelola anggaran dengan baik, terutama ketika mereka baru saja memulai karier dan belajar bagaimana mengelola penghasilan mereka.
Mengelola Keuangan dengan Bijak: Solusi untuk Gen Z
Untuk mencapai keseimbangan keuangan yang sehat, Gen Z perlu mulai mengembangkan kebiasaan finansial yang lebih terstruktur. Salah satu langkah pertama yang penting adalah membuat anggaran bulanan yang jelas. Dengan adanya anggaran yang baik, mereka dapat memisahkan dengan lebih tegas pengeluaran untuk kebutuhan pokok, seperti makanan dan perawatan diri, serta untuk tujuan jangka panjang seperti tabungan dan investasi. Salah satu cara untuk menekan pengeluaran besar pada makanan adalah dengan merencanakan menu dan belanja secara bijaksana. Memasak di rumah, meskipun membutuhkan waktu lebih banyak, bisa menjadi pilihan yang lebih hemat dibandingkan membeli makanan siap saji atau makan di luar. Selain itu, mereka juga bisa memanfaatkan aplikasi yang dapat membantu memantau pengeluaran sehari-hari dan mengelola anggaran dengan lebih baik. Pendidikan keuangan yang lebih baik juga sangat penting. Banyak dari Gen Z yang tidak memiliki pemahaman mendalam tentang pentingnya tabungan, investasi, atau bahkan asuransi. Memberikan edukasi yang tepat mengenai pengelolaan keuangan pribadi dapat membantu mereka memahami pentingnya mengalokasikan sebagian dari gaji mereka untuk investasi jangka panjang, yang nantinya akan memberikan manfaat lebih besar di masa depan.
Peran Tabungan dan Investasi dalam Pengelolaan Keuangan Gen Z
Meskipun 63% dari Gen Z menyisihkan penghasilan mereka untuk tabungan dan investasi, ini perlu perhatian lebih dalam. Idealnya, sebagian besar dari gaji mereka seharusnya teralokasikan untuk masa depan, dengan dana darurat yang cukup dan investasi yang terus berkembang. Dengan berinvestasi sejak dini, mereka bisa memanfaatkan waktu untuk mencapai kebebasan finansial lebih cepat. Memulai Investasi bisa dengan nominal yang kecil, seperti berinvestasi reksa dana, saham, atau bahkan investasi properti. Memulai dengan langkah kecil akan membantu mereka belajar mengenai risiko dan keuntungan investasi, sekaligus memperkenalkan mereka pada konsep mengelola uang dengan bijaksana. Tabungan juga tidak kalah penting. Menabung untuk tujuan jangka panjang, seperti membeli rumah atau pensiun, harus menjadi prioritas.
Kunci Keuangan Gen Z di Masa Depan
Secara keseluruhan, meskipun Gen Z menunjukkan kesadaran positif terhadap pentingnya menabung dan berinvestasi, pengeluaran untuk makanan yang besar menandakan adanya tantangan dalam pengelolaan keuangan mereka. Agar meraih keseimbangan finansial lebih baik, mereka perlu mulai memperhatikan keseimbangan antara pengeluaran jangka pendek dan investasi jangka panjang. Gen Z perlu terus belajar tentang pengelolaan keuangan, dari membuat anggaran, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, hingga investasi dan tabungan. Dengan membangun kebiasaan mengelola uang yang lebih baik sejak dini, mereka dapat mempersiapkan diri untuk masa depan lebih stabil.