Adidas SS26 Papua: Ketika Island Series Mengangkat Identitas Budaya ke Panggung Global

Adidas merilis SS26 Papua dalam lini Island Series dengan siluet Superstar beremblem Cendrawasih dan motif Asmat. Koleksi ini juga menghadirkan kaos grafis “Connectedness” dan “Close Knit” hasil kolaborasi dengan artist Papua, menonjolkan identitas budaya dalam fashion global.

Feb 23, 2026 - 23:35
 0  0
Adidas SS26 Papua: Ketika Island Series Mengangkat Identitas Budaya ke Panggung Global
Sumber foto : Instagram

Eksplora.id - Adidas kembali memperluas lini Island Series dengan merilis SS26 Papua, sebuah koleksi yang tidak hanya menghadirkan sepatu, tetapi juga membawa narasi budaya ke dalam desain global. Setelah sebelumnya lini Island Series dikenal mengangkat berbagai wilayah dengan identitas kuat, kini Papua menjadi pusat perhatian. Bukan sekadar nama, tetapi inspirasi visual dan filosofis yang melekat pada setiap detailnya.

Langkah ini menegaskan bahwa tren sneaker modern tidak lagi hanya berbicara soal siluet klasik dan warna menarik, melainkan juga tentang cerita di balik desain. Adidas SS26 Papua menjadi bukti bahwa budaya lokal dapat berdiri sejajar dengan ikon streetwear dunia.


Superstar dengan Sentuhan Papua

Dalam koleksi SS26 Papua, Adidas memilih siluet klasik Superstar sebagai kanvas utama. Model legendaris ini diberi interpretasi baru dengan sentuhan visual khas Papua yang kuat dan simbolik. Emblem burung Cendrawasih tampil sebagai elemen sentral, menghadirkan makna keindahan, kebebasan, dan kebanggaan identitas.

Tidak berhenti di situ, three stripes khas Adidas juga diolah ulang dengan inspirasi motif Suku Asmat. Pola geometris yang sarat makna ini memperkaya karakter desain tanpa menghilangkan DNA klasik Superstar. Hasilnya adalah perpaduan antara heritage global dan kearifan lokal yang terasa otentik.

Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana desain bisa menjadi medium dialog budaya. Papua tidak ditempatkan sebagai ornamen semata, tetapi sebagai sumber inspirasi yang membentuk keseluruhan estetika koleksi.


Kolaborasi Artist Papua: Connectedness dan Close Knit

Selain sepatu, SS26 Papua juga dilengkapi dua kaos grafis bertajuk “Connectedness” dan “Close Knit”. Keduanya merupakan hasil kolaborasi dengan artist asal Papua, @michaelyandavis.

Melalui ilustrasi simbolik, desain tersebut mengeksplorasi relasi, kebersamaan, dan nilai komunitas yang kuat dalam budaya Papua. Visual yang dihadirkan tidak hanya dekoratif, tetapi juga reflektif. Ada pesan tentang keterhubungan antarindividu, tentang jalinan sosial yang erat, dan tentang bagaimana identitas budaya dibangun dari rasa memiliki.

Kolaborasi ini menjadi poin penting dalam strategi Adidas. Alih-alih sekadar mengambil inspirasi visual, brand ini menggandeng kreator lokal untuk memastikan representasi yang lebih autentik dan bermakna. Di tengah meningkatnya kesadaran global soal apropriasi budaya, langkah seperti ini memperlihatkan upaya kolaboratif yang lebih sensitif dan relevan.


Island Series dan Strategi Storytelling Global

Island Series sendiri merupakan lini yang kerap menyoroti identitas geografis tertentu melalui pendekatan desain yang khas. Dengan menghadirkan Papua dalam SS26, Adidas memperluas narasi tersebut ke kawasan yang kaya akan warisan budaya dan visual unik.

Di era fashion modern, storytelling menjadi kunci. Konsumen tidak lagi hanya membeli produk, tetapi juga cerita dan nilai yang menyertainya. SS26 Papua menjawab kebutuhan tersebut dengan memadukan simbol budaya, kolaborasi kreatif, dan siluet legendaris dalam satu paket yang kuat secara visual maupun emosional.


Representasi, Identitas, dan Tren Global

Rilisan ini juga mencerminkan pergeseran tren industri fashion global yang semakin menghargai keberagaman budaya. Papua, yang selama ini lebih sering muncul dalam diskursus geografis atau sosial, kini hadir dalam konteks fashion internasional melalui brand sebesar Adidas.

Hal ini membuka ruang diskusi tentang bagaimana budaya lokal bisa mendapatkan panggung yang lebih luas. Ketika simbol seperti burung Cendrawasih dan motif Asmat tampil di sepatu ikonik, pesan yang tersampaikan bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang pengakuan dan visibilitas.

Di sisi lain, koleksi ini berpotensi menjadi incaran sneaker enthusiast dan kolektor yang mencari sesuatu yang berbeda. Kombinasi heritage klasik dan sentuhan etnik membuat SS26 Papua memiliki daya tarik unik di pasar yang kompetitif.


Lebih dari Sekadar Sneaker

Adidas SS26 Papua bukan hanya rilisan musiman. Ia adalah representasi bagaimana brand global bisa merayakan identitas lokal melalui desain yang terkurasi. Dari emblem Cendrawasih hingga grafis Connectedness dan Close Knit, setiap elemen dirancang untuk menyampaikan makna kebersamaan dan akar budaya.

Di tengah industri fashion yang terus bergerak cepat, koleksi ini mengingatkan bahwa desain terbaik sering kali lahir dari penghormatan terhadap cerita dan identitas.

Papua kini bukan hanya nama di peta, tetapi juga bagian dari percakapan global di dunia sneaker dan streetwear.**DS

Baca juga artikel lainnya :

angelo-casimiro-remaja-filipina-yang-mengubah-langkah-kaki-jadi-sumber-listrik