UMKM Kendari Keluhkan Kelangkaan Susu Full Cream, Produksi Terganggu

UMKM di Kendari keluhkan kelangkaan susu full cream yang diduga terserap program MBG. Produksi terganggu, pelaku usaha terpaksa berhenti berjualan.

Mar 31, 2026 - 22:36
 0  4
UMKM Kendari Keluhkan Kelangkaan Susu Full Cream, Produksi Terganggu
Sumber foto : Istock

Eksplora.id - Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kendari, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan kelangkaan susu full cream yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini mulai berdampak langsung pada aktivitas produksi, khususnya bagi pelaku usaha minuman yang sangat bergantung pada bahan tersebut.

Stok Kosong Jelang Lebaran

Salah satu pelaku UMKM, Taufan (33), mengaku kesulitan mendapatkan stok susu full cream sejak pertengahan Ramadan hingga mendekati Lebaran 2026.

Ia menyebutkan bahwa merek yang biasa digunakan, Diamond Milk UHT, tidak tersedia baik di toko grosir maupun distributor langganannya.

“Pertengahan bulan puasa sampai mendekati Lebaran itu kosong. Saat kami hendak berbelanja di toko grosir seperti Indogrosir maupun tempat lain, semuanya kosong,” ujarnya.

Diduga Terserap Program MBG

Menurut Taufan, kelangkaan ini diduga terjadi karena banyaknya stok yang terserap untuk kebutuhan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Sudah dihabiskan untuk MBG. Bahkan merek lain juga kosong. Kami sudah tanya ke distributor, katanya stok diborong untuk kebutuhan MBG,” ungkapnya.

Akibat kondisi tersebut, ia dan sejumlah pelaku UMKM lainnya terpaksa menghentikan sementara aktivitas berjualan karena susu full cream merupakan bahan utama dalam produk mereka.

Distributor Akui Stok Kosong

Kondisi ini juga dibenarkan oleh salah satu karyawan GarudaFood di Kendari yang enggan disebutkan namanya. Ia menyampaikan bahwa stok susu full cream saat ini memang belum tersedia.

“Stoknya masih kosong,” ujarnya singkat.

Penjelasan dari SPPG

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Regional Sultra, Maharanny Puspaningrum, menjelaskan bahwa susu sebenarnya bukan komponen wajib dalam program MBG.

“Terkait penggunaan susu ini, pimpinan BGN sudah menyampaikan secara umum bahwa susu bukan komponen wajib dalam MBG. Namun, karena besarnya antusiasme masyarakat untuk menerima susu dalam pelayanan MBG, maka tetap diupayakan untuk diberikan, meski bukan sebuah kewajiban,” jelasnya.

Dampak bagi UMKM

Kelangkaan bahan baku ini menjadi tantangan serius bagi pelaku UMKM, terutama di momen Ramadan dan Lebaran yang biasanya menjadi periode peningkatan penjualan.

Jika kondisi ini terus berlanjut, dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan pendapatan hingga keberlangsungan usaha kecil di daerah.

Kelangkaan susu full cream di Kendari menjadi gambaran bagaimana distribusi bahan pangan dapat berdampak langsung pada sektor usaha kecil. Diperlukan koordinasi yang lebih baik antara program pemerintah dan kebutuhan pelaku usaha agar keduanya dapat berjalan seimbang.**DS

Baca juga artikel lainnya :

tradisi-unik-menjaga-susu-tetap-segar-dengan-katak-di-eropa-utara